Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Rumah Jabatan Wakil Gubernur Gorontalo menjadi tuan rumah kegiatan open house pada hari kedua, Minggu (22/3/2026). Acara ini dihadiri oleh Gubernur Gorontalo dan para bupati serta wali kota dari seluruh Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita ini berlangsung hingga sore hari.
Kunjungan dimulai dengan kehadiran Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, bersama wakil bupati dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi suaminya, Rusli Habibie, kemudian menerima Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, beserta Sekretaris Daerah dan jajaran OPD.
Pada siang hari, Bupati Boalemo, Rum Pagau, dan Wakil Bupati Lahmudin Hambali melanjutkan silaturahmi. Tidak lama kemudian, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel, hadir, diikuti oleh Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu, dan Wakil Bupati Nurjanah Yusuf. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, juga turut serta dalam kunjungan ini.
Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan kehadiran Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dan Wakil Bupati Iwan Adam pada pukul 15.00 Wita. Wakil Gubernur Idah Syahidah menyatakan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai momen Idulfitri sebagai kesempatan strategis untuk mempererat kebersamaan dan sinergi antar pimpinan daerah.
“Silaturahmi ini sangat penting untuk memperkuat sinergi pembangunan di Gorontalo,” ujar Idah. Menurutnya, interaksi yang intens membuat waktu kunjungan yang direncanakan singkat menjadi lebih lama. Sebagai penutup, Gubernur Gorontalo dan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Gorontalo turut hadir di rumah jabatan wakil gubernur.
Kunjungan ini merupakan balasan atas silaturahmi sebelumnya yang dilakukan oleh wakil gubernur dan keluarganya ke rumah jabatan gubernur. “Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik,” tegasnya.
Selain kunjungan dari kepala daerah, pada hari kedua gelar griya ini, Wakil Gubernur Idah Syahidah juga menyambut jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pimpinan perguruan tinggi, serta pengelola Bandara Djalaluddin Gorontalo. (mcgorontaloprov/echin)




















