Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Bugisan Selatan, Dusun Keloran, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit Daihatsu Terios bernomor polisi B-2058-FVI yang diduga hilang kendali saat melaju dari arah selatan ke utara. Akibat kejadian tersebut, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara tujuh lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini diduga terjadi karena pengemudi kurang fokus saat berkendara.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal yang menyebabkan korban jiwa serta kerugian materi cukup besar.
“Kecelakaan berawal saat kendaraan melaju dari arah selatan ke utara, kemudian pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan, sehingga mobil oleng ke kiri, menabrak pagar, dan akhirnya terperosok ke sawah,” jelas Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id, Minggu (22/3/2026).
Kendaraan yang terlibat adalah Daihatsu Terios dengan nomor polisi B-2058-FVI yang dikemudikan oleh SD (18), seorang pelajar/mahasiswa asal Karawang, Jawa Barat. Ia mengalami luka lecet pada kepala dan saat ini menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Selain pengemudi, penumpang lainnya turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. S (48), seorang ibu rumah tangga, mengalami cedera kepala ringan dan sesak dada. MH (45), buruh harian lepas, mengalami cedera kepala ringan serta patah tulang pada tangan kanan dan kaki kiri. AG (23) mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, sementara RK (9), seorang pelajar, juga mengalami cedera kepala ringan.
Korban lainnya, DMP (18), pelajar/mahasiswa asal Bantul, mengalami cedera kepala ringan dan memar. J (68), seorang wiraswasta, mengalami cedera kepala ringan dan patah tulang tangan. Seluruh korban luka tersebut saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Sementara itu, satu korban lainnya, HH (69), seorang karyawan swasta asal Bantul, mengalami cedera kepala berat dan patah tulang kaki kiri. Korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian pengemudi serta tidak fokus terhadap kondisi jalan di depannya.
Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, termasuk kaca depan yang pecah dan bodi depan yang ringsek. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp25 juta.





















