Headline.co.id, Kupang ~ Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mempersiapkan Pos Terpadu di Bandara El Tari Kupang untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik selama periode Lebaran. Pos ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Turangga 2026 yang bertujuan memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar. Posko Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 akan beroperasi selama 18 hari, mulai dari beberapa hari sebelum hingga setelah Hari Raya Idul Fitri.
Bandara Internasional El Tari Kupang diperkirakan akan melayani sekitar 53.763 penumpang selama periode angkutan Lebaran. Proyeksi ini didasarkan pada tren pergerakan penumpang pada musim Lebaran tahun-tahun sebelumnya. General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menyatakan bahwa lonjakan penumpang diprediksi terjadi beberapa hari menjelang hingga setelah Lebaran. Puncak arus mudik diperkirakan pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan jumlah penumpang sekitar 3.450 orang.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 atau H+6 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 3.819 orang. Untuk memastikan kelancaran operasional, pihak bandara melakukan berbagai langkah pengawasan, termasuk sweeping pas bandara, penertiban instalasi listrik, dan ramp check untuk memastikan kendaraan operasional di area bandara dalam kondisi layak dan aman.
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa pengamanan di kawasan bandara merupakan bagian penting dari Operasi Ketupat Turangga 2026. Polda NTT bersama instansi terkait menempatkan personel di sejumlah titik strategis, termasuk di Pos Terpadu Bandara El Tari Kupang, untuk memastikan aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang selama masa Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.




















