Headline.co.id, Bandung ~ Penyakit campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga dapat menimpa orang dewasa dengan tingkat keparahan yang lebih serius. Campak pada orang dewasa dapat menyebabkan komplikasi berat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kekebalan atau belum mendapatkan vaksinasi lengkap.
Dokter Rudi Wisaksana dari RSUP Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia cabang Bandung, menjelaskan bahwa gejala campak pada orang dewasa umumnya mirip dengan yang dialami anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus RNA dari keluarga Paramyxoviridae yang sangat menular dan menyebar melalui droplet saluran pernapasan.
“Pada kasus yang jarang namun fatal, campak juga dapat menyebabkan Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE) yang muncul beberapa tahun setelah infeksi,” ungkap Dr. Rudi. Pasien biasanya perlu menjalani isolasi sejak empat hari sebelum muncul ruam hingga empat hari setelah ruam muncul karena pada periode tersebut penularan masih dapat terjadi, tambahnya.
Pentingnya vaksinasi lengkap menjadi sorotan utama dalam mencegah penyebaran dan komplikasi campak, terutama pada orang dewasa. Dengan meningkatnya kesadaran akan vaksinasi, diharapkan kasus campak dapat ditekan dan komplikasi serius dapat dihindari.





















