Headline.co.id, Pangkep ~ Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, menerima piagam penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI. Penghargaan ini diberikan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500. Acara penyerahan penghargaan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah selama operasi SAR berlangsung. “Kami menyerahkan piagam penghargaan dari Kepala Basarnas RI kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep yang diwakili oleh Bupati Pangkep atas dukungan dalam pelaksanaan operasi SAR jatuhnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Pangkep,” ujarnya.
Arif menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep memberikan dukungan yang signifikan selama proses pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan pada hari ketujuh operasi. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi karena Pemkab Pangkep sangat mendukung pelaksanaan operasi tersebut, dan alhamdulillah pada hari ketujuh seluruh korban telah ditemukan,” tambahnya.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Ia menekankan bahwa capaian ini bukan hanya miliknya secara pribadi, tetapi hasil kolaborasi tim serta kerja sama dengan berbagai instansi vertikal yang terlibat. “Ini merupakan capaian Kabupaten Pangkep, bukan hanya saya sendiri, tetapi seluruh tim yang bergerak bersama serta kolaborasi dengan berbagai instansi vertikal,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep, Akbar, menyampaikan apresiasi kepada Basarnas atas kerja sama yang telah terjalin selama proses pencarian. Ia menjelaskan bahwa BPBD Pangkep, sesuai instruksi pimpinan daerah, segera melakukan langkah penanganan dengan menyiapkan posko serta menyediakan logistik makanan bagi tim pencarian. Akbar juga mengungkapkan bahwa jumlah relawan yang terlibat mencapai sekitar 2.000 orang dari berbagai lapisan masyarakat.
“Kami dari BPBD Pangkep sesuai instruksi pimpinan langsung melakukan berbagai langkah, mulai dari menyiapkan posko hingga menyediakan makanan. Di luar prediksi, jumlah relawan mencapai sekitar 2.000 orang dari berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pada hari ketujuh operasi pencarian, seluruh korban serta material penting pesawat, termasuk kotak hitam (black box), berhasil ditemukan sehingga tim Basarnas memutuskan untuk mengakhiri proses pencarian. “Alhamdulillah pada hari ketujuh seluruh korban dan material penting, terutama kotak hitam pesawat, berhasil ditemukan sehingga tim Basarnas memutuskan untuk mengakhiri proses pencarian,” tutupnya.






















