Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Bidang Kemaslahatan telah menyalurkan 108.075 paket sembako kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Menebar Manfaat Bersama BPKH 2026” yang dilaksanakan selama bulan Ramadan. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan manfaat nyata dari pengelolaan dana umat serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci.
Dari total 110.000 paket sembako yang direncanakan, sebanyak 108.075 paket telah didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia. Daerah-daerah yang menerima bantuan ini lain Sumatra Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Lampung, Banten, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, hingga DKI Jakarta. Sumatra Utara mendapatkan alokasi terbesar dengan 17.200 paket, diikuti oleh Jawa Timur dengan 10.425 paket dan Jawa Barat dengan 8.500 paket.
Untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran, BPKH bekerja sama dengan sejumlah mitra kemaslahatan nasional. Mitra tersebut meliputi Baitulmaal Muamalat, NU Care-LAZISNU, Lazuq, Lazismu, Rumah Zakat, dan Baznas. Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BPKH untuk memberikan nilai manfaat dana haji yang lebih luas kepada masyarakat. “BPKH berkomitmen agar pengelolaan dana haji tidak hanya mendukung penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi umat,” ujar Fadlul dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (11/3/2026).
Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Kemaslahatan, Sulistyowati, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai mitra kemaslahatan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran. “Program ini merupakan wujud komitmen BPKH dalam menyalurkan nilai kemaslahatan dana haji secara luas kepada masyarakat,” kata Sulistyowati.
Hingga saat ini, tercatat 76.075 paket telah terealisasi dalam proses distribusi, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengadaan dan penyaluran di berbagai daerah. Penyaluran bantuan dilakukan melalui berbagai lembaga sosial, pesantren, masjid, serta organisasi masyarakat yang menjadi penerima manfaat di berbagai daerah. Program ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan lembaga mitra untuk memperluas jangkauan distribusi bantuan.
Ke depan, BPKH akan terus memperkuat berbagai program kemaslahatan yang memberikan manfaat langsung bagi umat, sebagai bentuk pengelolaan dana haji yang amanah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.





















