Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya dalam mempromosikan toleransi dan inklusivitas antarumat beragama dengan meresmikan Kantor Penghubung Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi. Acara peresmian yang berlangsung pada Minggu (8/3/2026) di Kecamatan Jelutung ini dihadiri oleh Wali Kota Jambi Maulana, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarely, Kapolresta Jambi Boy Sutan Binanga Siregar, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Franky Oesman Widjaja, tokoh nasional Sugianto Kusuma, dan Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi Rony Attan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi yang selama ini aktif dalam membantu masyarakat Kota Jambi, terutama di bidang sosial dan kesehatan. “Selama ini kami melihat Yayasan Buddha Tzu Chi telah banyak membantu masyarakat, bahkan sering dilakukan tanpa publikasi besar. Bantuan yang diberikan mencakup layanan kesehatan hingga kegiatan sosial lainnya,” ujar Maulana.
Maulana menegaskan bahwa kehadiran kantor penghubung ini memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Jambi yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya. Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan yayasan tersebut menjadi contoh nyata praktik toleransi karena bantuan diberikan kepada masyarakat tanpa membedakan ras, suku, maupun agama. “Kami sangat mengapresiasi semangat kemanusiaan yang ditunjukkan, karena bantuan diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan,” katanya.
Pemerintah Kota Jambi juga membuka peluang kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam berbagai program sosial, termasuk upaya pengentasan kemiskinan dan penanganan pengangguran terbuka. Maulana menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional yang terlibat dalam yayasan tersebut, dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah Kota Jambi siap memfasilitasi dan mendukung program-program sosial yang dijalankan oleh yayasan,” ujarnya.
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Franky Oesman Widjaja mengatakan kantor penghubung tersebut akan menjadi pusat aktivitas relawan kemanusiaan di Jambi. Menurutnya, gedung tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul relawan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang terbuka bagi seluruh masyarakat. “Gedung ini adalah rumah bersama untuk melakukan kegiatan kemanusiaan. Relawan kami berasal dari berbagai ras dan agama, dan bantuan yang disalurkan juga untuk semua masyarakat tanpa memandang latar belakang,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi Rony Attan menyampaikan bahwa yayasan tersebut memiliki sejumlah program sosial yang berfokus pada bantuan kesehatan, pembagian sembako, donor darah, hingga rencana program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Ia berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi dapat memperluas manfaat kegiatan sosial yang dijalankan yayasan bagi masyarakat. “Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, kami berharap program-program kemanusiaan ini dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Jambi,” ujarnya.





















