Headline.co.id, Jakarta ~ Olahraga padel akan menjadi medium aksi sosial dalam ajang Padel Charity Tournament 2026 yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), All in One Indonesia, dan Smash Padel. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 di lapangan Smash Padel, TB Simatupang, Jakarta. Kegiatan tersebut bertujuan menggabungkan kompetisi olahraga dengan gerakan kepedulian sosial untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatra. Turnamen ini juga terbuka bagi pelaku industri, influencer, sponsor, serta masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam aksi amal melalui olahraga.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana berbagi bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya kompetisi olahraga yang sehat, tapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban bencana di Aceh dan Sumatra,” ujar Rizaludin saat konferensi pers di kantor BAZNAS, Jumat (6/3/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Padel Charity Tournament 2026. Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS, PBPI, All in One Indonesia, dan Smash Padel menjadi contoh sinergi positif antara komunitas olahraga, dunia usaha, dan lembaga sosial dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.
Rizaludin juga mengajak berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Turnamen ini terbuka bagi pelaku industri, influencer, hingga sponsor yang ingin berkontribusi dalam aksi sosial melalui olahraga padel.
Sementara itu, Alit Dwinanda dari Management All in One Indonesia menjelaskan bahwa konsep turnamen ini dirancang untuk menggabungkan semangat kompetisi olahraga dengan nilai solidaritas sosial.
“Event ini menghadirkan ruang di mana komunitas olahraga, dunia usaha, dan amal masyarakat dapat bertemu: berolahraga sekaligus berbagi untuk sesama,” kata Alit.
Dari sisi penyelenggara venue, Arsyie dari Management Smash Padel berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat, terutama melalui donasi yang akan disalurkan oleh BAZNAS RI kepada masyarakat terdampak bencana.
“Besar harapan kami, aksi ini tidak hanya memberi manfaat bagi peserta, tetapi juga dirasakan seluruh masyarakat melalui donasi yang disalurkan BAZNAS RI,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum PBPI, Gino Korompis. Ia menyebut bahwa pertumbuhan olahraga padel di Indonesia membuka peluang besar untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga memiliki nilai sosial.
“Di tengah euforia pertumbuhan olahraga, momentum ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi medium kontribusi sosial,” ujar Gino.
Dalam pelaksanaannya, Padel Charity Tournament 2026 akan menggunakan sistem pertandingan grouping stage round yang kemudian dilanjutkan dengan knockout round. Turnamen ini akan menghadirkan dua kategori pertandingan, yakni Men Bronze dan Mix Bronze.
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp2,5 juta per tim. Sementara itu, masyarakat umum dapat menyaksikan langsung pertandingan olahraga padel tersebut tanpa dipungut biaya masuk. Turnamen akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Melalui Padel Charity Tournament 2026, penyelenggara berharap olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat solidaritas sosial. Setiap pertandingan yang berlangsung di lapangan diharapkan dapat menjadi simbol kepedulian bersama dalam membantu pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.




















