Headline.co.id, Pohuwato ~ Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo mengadakan Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan untuk meningkatkan pengelolaan perpustakaan dan mendukung peningkatan Tingkat Gemar Membaca (TGM) serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Acara ini berlangsung di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dan diikuti oleh para pengelola perpustakaan di Kabupaten Pohuwato.
Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Rudi Wahyudin Erfan Daenunu, yang mewakili Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto. Rudi Wahyudin didampingi oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato, Risnawati Ali. Dalam sambutannya, Rudi Wahyudin menekankan bahwa akreditasi perpustakaan adalah langkah strategis untuk memastikan perpustakaan dikelola secara profesional sesuai standar nasional, sehingga dapat memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Feri Hulukati, Pelatih Ahli Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan Pustakawan Ahli Muda pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo. Feri juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Provinsi Gorontalo. Ia menjelaskan bahwa akreditasi perpustakaan melibatkan berbagai indikator penilaian, mulai dari aspek kelembagaan, koleksi, layanan, tenaga perpustakaan, hingga sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat.
Feri Hulukati menegaskan bahwa akreditasi bukan hanya proses penilaian, tetapi juga sarana evaluasi untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan budaya baca dan kualitas sumber daya manusia di daerah. Kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail, yang mendorong penguatan budaya literasi masyarakat melalui pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pengelola perpustakaan di Kabupaten Pohuwato semakin memahami proses dan standar akreditasi. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan yang berdampak pada peningkatan TGM dan IPLM di Provinsi Gorontalo. (mcgorontaloprov/)



















