Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mengonfirmasi bahwa pemerintah dan militer Yordania siap mendukung Indonesia dalam mengirimkan pasukan ke Gaza, Palestina. Pasukan ini akan bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang dibentuk oleh Dewan Perdamaian Gaza. Dukungan tersebut disampaikan oleh Raja Abdullah II ibn Al-Hussein dari Kerajaan Yordania Hasyimiah kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pertemuan bilateral di Istana Basman, Amman, Yordania, pada Rabu (25/2/2026).
Sugiono menyatakan, “Intinya bahwa Yordania siap memberikan dukungan dan support-nya kepada Indonesia pada saat nanti kita mengirimkan pasukan. Kemudian, beberapa hal yang sifatnya teknis dari segi militer juga akan saling bantu.” Pertemuan bilateral ini dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Raja Yordania, serta dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, Raja Yordania didampingi oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, dan beberapa pejabat negara serta petinggi militer lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan kekhawatirannya terhadap tindakan Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat. Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan setidaknya 8.000 pasukan dalam misi perdamaian di Gaza, Palestina, sebagai bagian dari International Stabilization Force (ISF). Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pemimpin negara lainnya di Washington DC, Amerika Serikat, pada Kamis (19/2/2026).





















