Headline.co.id, Rote Ndao ~ Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperkuat dialog pembangunan dengan masyarakat. Pada Selasa (24/2/2026) petang, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengadakan acara buka puasa bersama dengan perwakilan umat Muslim di Rumah Jabatan Bupati.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dalam bulan suci, tetapi juga membuka ruang dialog pemerintah daerah dan masyarakat untuk membahas capaian dan tantangan pembangunan di Rote Ndao. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rote Ndao, Ahmad Kia, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan berdialog langsung dengan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka untuk menjaga harmoni sosial dan memastikan pembangunan sesuai harapan masyarakat.
“Kami bersyukur atas kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati. Program pembangunan seperti Tambak Garam telah berjalan dan membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Paulus Henuk menyambut baik silaturahmi ini sebagai kesempatan untuk mendengar langsung masukan masyarakat terkait kebijakan pembangunan yang telah berjalan selama masa kepemimpinannya. Ia mengakui adanya tantangan, terutama terkait efisiensi anggaran daerah yang berdampak pada penyesuaian program di beberapa perangkat daerah.
“Mungkin selama satu tahun memimpin masih ada kekurangan. Ada hambatan teknis akibat efisiensi anggaran sehingga perlu dilakukan penyesuaian belanja untuk menjaga keberlanjutan program prioritas,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program strategis yang sejalan dengan visi pembangunan Mbule Sio Rote Ndao Sejahtera dan Rote Ndao Berdaya. Salah satu program unggulan yang terus didorong adalah pembangunan Tambak Garam sebagai penggerak ekonomi lokal dan pencipta lapangan kerja baru. Pemerintah daerah menargetkan panen perdana tambak tersebut dapat segera dilaksanakan dan direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemkab Rote Ndao terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memperoleh dukungan pendanaan melalui APBD Provinsi maupun APBN.
Selain sektor garam, pemerintah daerah juga mengusulkan sejumlah wilayah pesisir—Papela, Oenggae, Boni, Tasilo, Oelaba, dan Batutua—sebagai kawasan Kampung Nelayan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan guna memperkuat ekonomi maritim masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan harmoni antarumat beragama di Kabupaten Rote Ndao. Melalui dialog yang terbuka di momentum Ramadan, pemerintah daerah berharap partisipasi masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan inklusif, sekaligus memastikan program strategis daerah mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.





















