Headline.co.id, Gunungkidul ~ Kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan dua sepeda motor terjadi di Jalan Wonosari–Nglipar, tepatnya di Dusun Kwarasan Tengah, Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Mio dan Kawasaki Ninja RR setelah kendaraan Yamaha Mio mengalami pecah ban dan oleng ke jalur berlawanan. Akibat kejadian itu, satu pembonceng meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengendara lainnya mengalami luka ringan. Polisi menyebut tabrakan terjadi karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat.
Informasi kecelakaan disampaikan Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Priya Tri Handaya, S.I.Kom melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul Ipda Nur Ikhwan saat dikonfirmasi Headline.co.id.
Ipda Nur Ikhwan menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi AB-4914-JX yang dikendarai Wardani (46), Umbulharjo, Kota Yogyakarta, melaju dari arah utara atau Nglipar menuju selatan atau Wonosari.
“Sebelum kejadian, sepeda motor Yamaha Mio berjalan dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi pada jalan lurus datar, kendaraan mengalami pecah ban sehingga berjalan oleng ke kanan hingga berada di jalur jalan sebelah barat,” ujar Ipda Nur Ikhwan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Kawasaki Ninja RR bernomor polisi AB-6426-KM yang dikendarai Muhammad Sumaryanto (35), warga Nglipar, Gunungkidul. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari.
Kecelakaan tersebut turut melibatkan pembonceng Yamaha Mio, Dandi Kurniawan (48), warga Gondokusuman, Kota Yogyakarta, yang diketahui mengenakan helm saat kejadian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Wardani mengalami luka lecet pada siku tangan kanan dan lutut kaki kanan dalam kondisi sadar. Sementara Dandi Kurniawan mengalami luka berat berupa patah tulang leher, patah rahang, serta pendarahan telinga dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Ipda Nur Ikhwan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, terutama memeriksa komponen penting seperti ban guna mencegah risiko kecelakaan.
“Kami mengimbau pengendara agar selalu mengecek kondisi kendaraan, khususnya ban, sebelum berkendara serta menjaga jarak aman antar kendaraan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.





















