Headline.co.id, Tanah Datar ~ Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar. Hal ini disampaikan dalam kunjungan Tim Safari Ramadan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Barat, Arry Yuswandi, pada Sabtu (20/2/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di Masjid Al Faizin Pincuran VII, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, dan menjadi Safari Ramadan perdana Pemprov Sumbar di Tanah Datar tahun ini. Dalam sambutannya, Arry Yuswandi menjelaskan berbagai program prioritas pemerintah provinsi, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Di sektor infrastruktur, Pemprov Sumbar memfokuskan pada pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana strategis, seperti perbaikan jalan dan jembatan. “Untuk Kabupaten Tanah Datar, tahun ini direncanakan pembangunan jembatan di Simpang Manunggal yang rusak akibat bencana dan saat ini dalam proses tender. Selain itu, akan dilakukan juga rehabilitasi ruas jalan Baso–Batusangkar,” ujar Arry.
Mengingat Tanah Datar merupakan daerah rawan bencana, Sekda juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. Pada kesempatan tersebut, Pemprov Sumbar memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk Masjid Al Faizin. Dukungan juga datang dari Bank Nagari sebesar Rp5 juta serta 40 Al-Qur’an dari sumbangan ASN Pemprov Sumbar.
Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, yang mewakili Bupati Tanah Datar, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap daerahnya, terutama dalam penanganan pascabencana. “Alhamdulillah, saat ini kita telah memasuki tahap rekonstruksi pascabencana. Tanah Datar mendapat banyak perhatian, baik dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, maupun berbagai pihak, terutama dalam penanganan saat dan pasca bencana,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa beberapa hari sebelumnya telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana, yang bersebelahan dengan kawasan hunian terpadu korban banjir bandang lahar dingin Merapi 2024. Melalui Safari Ramadan ini, Pemprov Sumbar tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memastikan sinkronisasi program pembangunan pemerintah provinsi dan kabupaten berjalan selaras, khususnya dalam mendukung percepatan rekonstruksi dan pembangunan infrastruktur di Tanah Datar.





















