Headline.co.id, Surabaya ~ Kabupaten Bojonegoro kini memiliki ikon baru berupa “Mliwis Putih Jogo Medhayoh Bojonegoro” yang dipasang di beberapa titik perbatasan wilayah tersebut. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) ini didesain dengan relung bercat putih, nyala api, dan tulisan Bojonegoro, berfungsi sebagai identitas daerah serta menyambut para pengguna jalan yang memasuki wilayah Bojonegoro.
Desain PJU ini dilengkapi dengan lampu LED 70 watt yang lebih terang dan hemat energi. Konsepnya mengadopsi elemen Mliwis Putih yang erat kaitannya dengan legenda Raja Angling Dharma, sosok yang menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro. Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara pada malam hari, PJU ini juga menambah nilai estetika budaya yang memperkuat identitas daerah bagi warga dan pelancong.
“Transformasi ini telah tuntas di titik-titik perbatasan Kabupaten Bojonegoro,” ujar Sarifuddin, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum, Sarana dan Prasarana Dinas PKP Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Senin (23/2/2026).
Titik perbatasan yang telah dipasangi PJU berornamen budaya ini meliputi perbatasan Bojonegoro–Babat (Lamongan), Kanor–Rengel (Tuban), Kedungadem–Sukorame (Lamongan), Bojonegoro–Nganjuk, Bojonegoro–Tuban (area Trucuk), Bojonegoro–Ngawi, serta Bojonegoro–Cepu (Blora).
Untuk memastikan fungsi PJU tetap optimal, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat berperan aktif dalam pemeliharaan. Jika ditemukan lampu padam, kerusakan, atau kehilangan komponen, masyarakat dapat melapor melalui WhatsApp Call Center PJU di 0821-3277-8200 atau melalui Instagram @pjubojonegoro. (MC Prov Jatim/Eyv)





















