Headline.co.id, Indramayu ~ Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa perbaikan jalan di ruas Lohbener–Jatibarang serta rehabilitasi madrasah merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Perbaikan jalan Lohbener–Jatibarang dan rehabilitasi MTsN 8 Indramayu adalah upaya untuk meningkatkan konektivitas, pelayanan publik, dan kualitas pendidikan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Lucky Hakim saat mendampingi Wakil Menteri Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, dalam kunjungan ke lokasi proyek pada Selasa (17/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri PU meninjau langsung kondisi jalan dan infrastruktur pendukungnya. Rombongan juga mengunjungi jembatan di wilayah Lohbener untuk mengevaluasi sistem drainase dan ketahanan infrastruktur jalan. Perbaikan jalan Lohbener–Jatibarang merupakan bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dengan anggaran sebesar Rp 29,05 miliar dan masa pelaksanaan selama 83 hari kalender pada Tahun Anggaran 2025.
Proyek ini mencakup penanganan sepanjang 8 kilometer dan berada di bawah pengawasan PPK 1.2 Jawa Barat serta BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat. Diharapkan, peningkatan infrastruktur jalan ini dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan transportasi, serta memperlancar akses menuju Jalur Pantura.
Setelah meninjau jalan Lohbener–Jatibarang, Wakil Menteri PU dan Bupati Indramayu melanjutkan kunjungan ke MTsN 8 Indramayu di Kecamatan Widasari. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau progres rehabilitasi dan renovasi madrasah yang merupakan bagian dari program Presidential Humanitarian and Technical Cooperation (PHTC) Provinsi Jawa Barat 8. Program ini dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis dengan masa pelaksanaan selama 201 hari kalender, mulai 20 November 2025 hingga 17 Juni 2026, dan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.
MTsN 8 Indramayu berdiri di atas lahan seluas 7.060 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 1.959 meter persegi. Camat Lohbener, Warno, menyatakan bahwa dampak dari peningkatan jalan Lohbener–Jatibarang sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal kelancaran mobilitas menuju pusat kabupaten, Majalengka, dan Bandung.




















