Headline.co.id, Jogja ~ Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) mengadakan Rapat Kerja (Raker) di Wisma MM UGM, Yogyakarta, pada Sabtu (14/2). Acara ini dipimpin oleh Ketua Korpagama, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., dan dihadiri oleh para pengurus. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja tahun 2025 dan membahas arah program kerja untuk tahun 2026. Selain itu, laporan keuangan dan sejumlah pemikiran strategis juga disampaikan untuk memastikan peran aktif organisasi di lingkungan kampus.
Dalam sesi evaluasi, peserta rapat meninjau pencapaian program kerja yang telah dilaksanakan selama tahun 2025. Masukan dan aspirasi dari pelaksanaan program sebelumnya menjadi dasar refleksi untuk menyempurnakan rencana kerja mendatang. Salah satu isu penting yang dibahas adalah perbaikan mekanisme sosialisasi Korpagama kepada pimpinan dan anggota agar lebih sesuai dengan kebutuhan sivitas. Pembahasan juga mencakup penyusunan Buku Putih Korpagama yang diharapkan menjadi pedoman organisasi jangka panjang. “Kita perlu menyusun langkah strategis yang jelas agar Korpagama dapat menjawab tantangan dan menjamin keberlanjutan manfaat bagi seluruh anggota,” ujar Achmadi, yang akrab disapa Ipik.
Pemaparan program kerja dalam rapat ini mencakup sejumlah prioritas yang harus dijalankan oleh pengurus di tahun mendatang. Di antaranya adalah peningkatan kapasitas pengurus untuk mengelola organisasi yang unggul dan adaptif terhadap perubahan. Sosialisasi pemanfaatan dana Korpagama juga menjadi fokus penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Termasuk juga program komunikasi yang lebih intens dengan pimpinan universitas sebagai mitra strategis Korpagama. “Kita menginginkan organisasi ini makin bermanfaat dengan fondasi tata kelola yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan anggota,” tutur Ipik.
Ipik juga menyoroti pentingnya memperluas pemahaman dan keterlibatan anggota dalam setiap program kerja. Upaya ini dirancang agar seluruh anggota merasakan manfaat konkret dari kehadiran Korpagama di lingkungan UGM. Penguatan struktur internal serta pengembangan kapasitas individu pengurus juga dianggap sebagai elemen penting dalam pelaksanaan program. “Kolaborasi yang kuat akan memastikan setiap program kerja berjalan efektif dan berdampak luas bagi komunitas UGM,” pesan Ipik.
Sebagai organisasi yang menaungi pegawai di lingkungan kampus, rapat kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas organisasi serta merenungkan arah program yang ingin dicapai Korpagama. Melalui program-program yang telah disepakati bersama, diharapkan kemampuan organisasi dalam menjawab tuntutan zaman semakin solid. Pengurus Korpagama terus berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh anggota dan sivitas UGM secara umum. Peran Korpagama di masa depan diarahkan untuk menjadi mitra yang aktif dalam mendukung visi dan misi Universitas Gadjah Mada.





















