Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Yayasan Pemerhati dan Pelindung Satwa (PPS) mengadakan kegiatan edukasi mengenai satwa liar dan bahaya narkoba di Perumahan Taman Bona Indah, Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat urban tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta penanganan konflik satwa liar di lingkungan pemukiman, sekaligus mengedukasi tentang ancaman narkotika bagi generasi muda.
Kegiatan edukatif ini melibatkan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dengan fokus utama memberikan pemahaman tentang jenis-jenis satwa liar yang sering berinteraksi dengan wilayah urban dan cara bijak menyikapinya. AKBP Ekanto, koordinator pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk berbagi ruang dan menjaga kehidupan satwa liar.
Dalam sesi edukasi, para edukator dari Polsatwa dan Yayasan PPS memaparkan beberapa poin penting, seperti identifikasi satwa dilindungi dan non-dilindungi yang sering muncul di pemukiman, protokol keamanan saat menghadapi satwa liar seperti ular, biawak, musang, dan kalajengking, serta ajakan untuk tidak memelihara satwa liar secara ilegal dan mendukung kampanye penghentian perdagangan satwa dilindungi.
Warga Taman Bona Indah menyambut positif inisiatif ini. Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif dan peragaan alat evakuasi satwa yang standar dan aman. Polsatwa juga menghadirkan Detasemen Den Turangga dan Detasemen Unit K-9 untuk mengenalkan tugas dan fungsi satwa Polri kepada masyarakat. Rumah Sakit Hewan Polri turut hadir memberikan vaksin gratis untuk hewan peliharaan.
BNN mendukung kegiatan ini dengan memberikan edukasi tentang bahaya penggunaan dan pengedaran narkotika serta menampilkan demo pencarian narkoba oleh K-9 Narkotika BNN. Kak Nunuk, perwakilan warga Perumahan Taman Bona Indah, menyatakan apresiasinya terhadap sinergi Ditpolsatwa, PPS, dan BNN dalam kegiatan ini.
Ketua Yayasan Pemerhati dan Pelindung Satwa, Monic Fany, berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi perumahan lain di Jakarta untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan hidup dan perlindungan satwa, demi terciptanya hubungan harmonis manusia dan alam. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keluarga agar 100% bersih dari narkoba. Salam Lestari.






















