Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menyoroti pertumbuhan ekonomi yang signifikan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) pada tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi mencapai 6,23 persen year-on-year, menjadikannya yang tertinggi di Indonesia. Provinsi Gorontalo sendiri mencatat pertumbuhan sebesar 5,71 persen, melampaui rata-rata nasional dan merupakan pencapaian tertinggi sejak pandemi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang diadakan oleh Bank Indonesia di Provinsi Gorontalo pada Kamis (12/2/2026). Rakorwil ini mengusung tema “Swasembada dan Hilirisasi Pangan di Sulampua” dan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam mendorong ketahanan pangan berkelanjutan di tengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
“Hal ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk terus tumbuh lebih tinggi dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di kawasan Sulampua,” ujar Idah Syahidah Rusli Habibie. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam Astacita.
Menurut Wakil Gubernur, upaya swasembada pangan harus dipandang secara menyeluruh sebagai pembangunan ketahanan pangan dari hulu ke hilir yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, serta penyerapan tenaga kerja lokal. “Oleh karena itu, Rakorwil Sulampua hari ini menjadi sangat penting dan strategis. Dari Gorontalo, kita berharap lahir kebijakan dan langkah aksi konkret untuk meningkatkan produktivitas komoditas pangan lokal di setiap wilayah, serta memperkuat sinergi antar daerah secara adil dan saling menguntungkan,” tambahnya. (mcgorontaloprov/echin)






















