Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melakukan kunjungan kerja ke Mesir untuk memperkuat hubungan bilateral dan mempelajari tata kelola haji yang sukses di negara tersebut. Kunjungan ini menjadi kesempatan strategis bagi BPKH untuk melakukan riset komparatif serta mempererat hubungan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kairo.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, dalam keterangannya pada Rabu (11/2/2026) menyatakan bahwa kehadiran BPKH di Mesir membawa misi multi-aspek. Selain memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dan Mesir, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan sekitar 100 mahasiswa Indonesia di Mesir. BPKH menyampaikan apresiasi atas dedikasi para mahasiswa serta sambutan hangat yang diberikan kepada para penuntut ilmu di perantauan.
Wakil Asisten Menteri Pariwisata Mesir, Muhammad Ridha, mengungkapkan bahwa kemajuan signifikan dalam pelaksanaan haji di Mesir didasarkan pada sistem berkualitas, komitmen terhadap transparansi, dan pengelolaan sumber daya yang efisien. Pandangan ini didukung oleh pemilik Travel Hayat, Islam Allam, yang menegaskan bahwa haji adalah ibadah mulia sehingga semua pemangku kepentingan harus menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah melalui pelayanan maksimal.
Selama kunjungan, delegasi BPKH juga menghadiri International Book Fair di Kairo untuk mendukung peran kebudayaan Indonesia. Anggota Dewan Pengawas BPKH, Hamka Hasan, menyatakan harapan agar sinergi Indonesia dan Mesir terus berlanjut. Ia menekankan pentingnya kehadiran stand Indonesia di pameran buku internasional tersebut sebagai instrumen vital dalam mendukung pengembangan literasi dan memperkenalkan kekayaan budaya bangsa di kancah global.
Melalui kunjungan ini, BPKH berkomitmen untuk mengintegrasikan pembelajaran mengenai efisiensi dan transparansi manajemen haji dari Mesir guna meningkatkan nilai manfaat bagi jemaah haji Indonesia.



















