Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan berbagai masalah di Kabupaten Nias Utara, yang hingga kini masih berstatus daerah tertinggal di Provinsi Sumatra Utara. Komitmen ini disampaikan Yandri saat menerima audiensi Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, di Kantor Kementerian Desa dan PDT, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Amizaro mengungkapkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi Nias Utara, seperti keterbatasan akses jalan, infrastruktur dasar, wilayah blank spot, serta desa-desa yang belum teraliri listrik. Ia berharap adanya afirmasi khusus melalui program-program dari Kemendes PDT untuk mempercepat pembangunan di wilayahnya. “Bagaimanapun orang tua kami terkait dengan daerah tertinggal ini adalah Kemendes PDT. Ini yang terus kita perjuangkan, Pak Menteri,” ujar Amizaro.
Menanggapi hal tersebut, Mendes Yandri menyatakan kesiapan pihaknya untuk terlibat aktif dalam menangani berbagai persoalan di Nias Utara. Ia memastikan Kemendes PDT akan menyiapkan program-program yang menyasar langsung desa-desa di kabupaten tersebut. Menurut Yandri Susanto, percepatan pembangunan desa menjadi kunci untuk mengangkat status daerah tertinggal. Oleh karena itu, intervensi program akan difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. “Pak Bupati ini terus berjuang karena memang kondisi dan situasi di Nias Utara statusnya masih kabupaten daerah tertinggal, artinya desa-desanya pun banyak yang masih tertinggal,” ujarnya.
Selain itu, Mendes Yandri mendorong Nias Utara untuk mengembangkan komoditas kelapa sebagai ikon daerah. Potensi kelapa dinilai besar untuk dikembangkan menjadi basis ekonomi lokal, termasuk melalui pembangunan industri pengolahan atau penguatan orientasi ekspor. Ia juga menyampaikan rencana kunjungan langsung ke Nias Utara guna melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan program kementerian berjalan efektif. “Kami di Kemendes PDT ada beberapa program akan kami salurkan ke Kabupaten Nias Utara dan pada saatnya nanti kami akan kunjungan langsung. Masyarakat Nias Utara harus semangat,” kata Yandri.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDP) Nugroho Setijo Nagoro, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Kepala BPI Mulyadin Malik. Melalui langkah afirmatif ini, Kemendes PDT berharap percepatan pembangunan desa di Nias Utara dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat keluarnya daerah tersebut dari status tertinggal.























