Headline.co.id, Kampar ~ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Republik Indonesia, Arif Satria, menekankan pentingnya mengembangkan pariwisata di Kabupaten Kampar dengan memanfaatkan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal. Hal ini disampaikan Arif Satria saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kampar pada Jumat (6/2/2026). Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata harus berlandaskan prinsip keberlanjutan dengan menjaga keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Arif Satria menjelaskan bahwa riset dan inovasi memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan serta model pengelolaan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan berdaya saing. “Pengelolaan kawasan yang baik akan menjadi fondasi utama bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan. BRIN siap mendukung melalui kajian ilmiah, pendampingan, serta inovasi teknologi agar setiap kebijakan yang diambil berbasis data dan berorientasi jangka panjang,” ujarnya.
Wakil Bupati Kampar, Misharti, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala BRIN dan berharap kerja sama yang terjalin dapat terus diperkuat, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata dan pengelolaan kawasan. Ia menilai Kabupaten Kampar memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam, mulai dari destinasi wisata alam, situs sejarah, hingga tradisi dan kearifan lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi destinasi unggulan daerah.
“Melalui kunjungan kerja ini, kami berharap terbangun sinergi BRIN dan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis riset, inovasi, dan kearifan lokal. Tujuannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan serta kelestarian budaya,” tutup Misharti.



















