Headline.co.id, Malang ~ Persiapan untuk acara Mujahadah Kubro dalam rangka memperingati Hari Lahir 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, telah mencapai tahap akhir. Acara yang akan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 ini dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta jajaran kementerian dan lembaga negara.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meninjau kesiapan stadion tersebut. Wahyu menyatakan bahwa persiapan telah mencapai 95 persen, mencakup rekayasa lalu lintas, pengamanan, penginapan jemaah, layanan kesehatan, fasilitas ibadah, serta titik layanan air minum dan wudu.
“Dalam rangka menyambut sekitar 100 ribu warga Nahdliyin, kami melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah Malang Raya, termasuk Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Kami juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, instansi, dan pelaku usaha,” ujar Wahyu Hidayat, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Lokal Harlah 1 Abad NU.
Wahyu menambahkan bahwa seluruh kantor kelurahan dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang disiagakan 24 jam untuk membantu dan memberikan informasi kepada para jemaah. Selain itu, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi di sekitar Stadion Gajayana akan dijadikan lokasi penginapan.
Perumda Tugu Tirta telah menyiapkan 200 titik air siap minum yang juga dapat digunakan sebagai tempat wudu. Untuk mendukung kenyamanan jemaah, toilet portabel, armada pemadam kebakaran, dan ambulans juga disiagakan, dengan bantuan dari Kota Batu dan Kabupaten Malang. Sejumlah rumah sakit dan puskesmas akan beroperasi 24 jam selama acara berlangsung.
Ketua PWNU Jawa Timur dan Ketua Panitia Mujahadah Kubro menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara optimal. Mereka berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Peringatan 1 Abad NU ini juga menjadi momen bersejarah karena bertepatan dengan 1 abad berdirinya Stadion Gajayana. Panitia berharap kegiatan akbar ini membawa keberkahan bagi NU, warga Malang, dan Indonesia secara umum.




















