Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dosen UGM Ungkap Keunggulan Atap Seng dalam Perspektif Berbeda

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
2 hours ago
in Pendidikan
418 4
0
Dosen UGM Ungkap Keunggulan Atap Seng dalam Perspektif Berbeda
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Bangunan ~ Program “Gentengisasi” yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 mendapat berbagai tanggapan dari kalangan akademisi. Salah satu tanggapan datang dari Dr. Ashar Saputra, dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Ia menyatakan bahwa wacana tersebut perlu dikaji lebih mendalam.

Dr. Ashar menekankan pentingnya mempertimbangkan tiga aspek utama dalam memilih material atap bangunan, yaitu aspek teknis, sosial budaya, dan keberlanjutan. Menurutnya, ketiga aspek ini tidak dapat dipisahkan dalam perencanaan kebijakan pembangunan. “Saya tidak langsung mengomentari program gentengisasi itu sendiri, tetapi melihatnya dari tiga pendekatan tersebut. Setiap material pada atap memiliki konsekuensi yang berbeda,” ujarnya pada Kamis (5/2).

You might also like

Kecelakaan Kerja di Indonesia Capai 462 Ribu Kasus, Budaya K3 Dinilai Belum Kuat

Kecelakaan Kerja di Indonesia Capai 462 Ribu Kasus, Budaya K3 Dinilai Belum Kuat

5 February 2026
Dokter RSA UGM Dorong Deteksi Dini untuk Cegah Kematian Kanker

Dokter RSA UGM Dorong Deteksi Dini untuk Cegah Kematian Kanker

5 February 2026

Dari segi teknis, Dr. Ashar menjelaskan bahwa genteng dan seng memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari kinerja maupun sifat fisiknya. Seng, yang berbentuk lembaran, dapat digunakan pada atap dengan kemiringan rendah hingga sekitar 5 persen tanpa risiko kebocoran. Sementara itu, genteng memerlukan kemiringan atap tertentu agar aman digunakan. “Genteng umumnya baru aman digunakan pada kemiringan lebih dari 30 persen. Hal ini sebenarnya sudah menunjukkan adanya perbedaan teknis yang cukup mendasar,” jelasnya.

Perbedaan berat material juga menjadi faktor penting. Genteng tanah liat, keramik, dan beton umumnya lebih berat dibandingkan seng, sehingga struktur atap dan bangunan harus dirancang lebih kuat. “Kalau bebannya besar, struktur harus mampu menahan. Saat terjadi gempa, massa yang besar juga meningkatkan risiko jika struktur tidak direncanakan dengan baik,” katanya. Namun, seng yang lebih ringan juga memiliki risiko tersendiri, terutama saat terjadi angin kencang.

Kemampuan material dalam merespons panas juga menjadi perhatian. Genteng yang berat cenderung lebih baik dalam meredam panas, membuat suhu di dalam bangunan lebih sejuk. Namun, di daerah pegunungan yang dingin, rumah yang dapat memanen panas matahari lebih dibutuhkan, sehingga seng bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Selain aspek teknis, Dr. Ashar menilai aspek sosial budaya juga penting. Indonesia memiliki keragaman suku, budaya, dan kepercayaan yang memengaruhi bentuk dan material bangunan rumah. Di beberapa wilayah, terdapat kepercayaan bahwa orang yang masih hidup tidak boleh tinggal di bawah material yang berasal dari tanah, sehingga masyarakat setempat memilih material atap selain genteng tanah. “Itu bukan soal teknis atau estetika, tetapi soal keyakinan sosial budaya. Hal seperti ini tidak bisa diabaikan atau diseragamkan,” jelasnya.

Desain rumah adat juga menjadi pertimbangan penting. Beberapa rumah tradisional, seperti Rumah Gadang di Sumatra Barat, Tongkonan di Toraja, atau rumah adat di Nias dan Papua, memiliki karakteristik tersendiri dalam bentuk atapnya. Bentuk tersebut memungkinkan penggunaan material seperti ijuk atau sirap yang lentur dan mudah dibentuk. “Jika menggunakan genteng yang berat dan kaku, itu akan menjadi tantangan tersendiri dan berpotensi menghilangkan karakter asli bangunan tradisional,” kata Dr. Ashar.

Aspek keberlanjutan atau sustainability juga disoroti. Pemilihan material seharusnya mempertimbangkan energi yang dibutuhkan sejak proses produksi hingga penggunaannya. “Harus dihitung berapa energi yang diperlukan dan emisi yang dihasilkan untuk membuat suatu material. Belum tentu penggunaan genteng selalu lebih hemat energi dibandingkan seng, atau sebaliknya,” ujarnya.

Dr. Ashar juga menyoroti perlunya kejelasan mengenai tujuan utama dari kebijakan tersebut, apakah menitikberatkan pada bentuk atap, jenis material, atau aspek estetika secara umum. Saat ini, tersedia berbagai material berbasis metal yang memiliki bentuk menyerupai genteng dan tampilan yang lebih rapi. “Kalau yang dikejar estetika, sebenarnya ada banyak alternatif material. Pertanyaannya, yang diinginkan itu materialnya, bentuknya, atau tampilan arsitekturnya,” katanya.

Di akhir, Dr. Ashar menekankan bahwa kebijakan terkait material bangunan sebaiknya tidak diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Indonesia. Dengan kondisi geografis, budaya, dan kemampuan ekonomi masyarakat yang beragam, pendekatan yang fleksibel dinilai lebih tepat. “Indonesia itu beragam. Kalau semua dipaksa mengikuti satu pilihan, itu kurang sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Masyarakat seharusnya ditempatkan sebagai subjek, bukan sekadar objek pembangunan,” tutupnya.

Tags: BangunanBerita BangunanGentengisasiHeadlineProgram
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

Kecelakaan Kerja di Indonesia Capai 462 Ribu Kasus, Budaya K3 Dinilai Belum Kuat

Kecelakaan Kerja di Indonesia Capai 462 Ribu Kasus, Budaya K3 Dinilai Belum Kuat

by Dani
5 February 2026
0

Headline.co.id, Di Tengah Peningkatan Aktivitas Industri Dan Tuntutan Produktivitas Yang Semakin Tinggi ~ keselamatan dan kesehatan kerja masih menjadi tantangan...

Dokter RSA UGM Dorong Deteksi Dini untuk Cegah Kematian Kanker

Dokter RSA UGM Dorong Deteksi Dini untuk Cegah Kematian Kanker

by Dani
5 February 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kanker menempati posisi ketiga sebagai penyakit paling mematikan di Indonesia setelah stroke dan penyakit jantung. Setiap tahun,...

Sosiolog UGM Soroti Kegagalan Struktural dalam Kasus Bunuh Diri Anak di NTT

Sosiolog UGM Soroti Kegagalan Struktural dalam Kasus Bunuh Diri Anak di NTT

by Dwina
5 February 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kasus Bunuh Diri Seorang Anak Sekolah Dasar Di Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT), yang disebabkan oleh...

Pengabdian Masyarakat, Tiga Kampus Dampingi UMKM Sedulur Bakul Jogomukti di Berbah

Universitas Pelita Bangsa, Alma Ata, dan Madani Kolaborasi Lakukan Pendampingan Terpadu UMKM di Sleman

by Hendrawan
5 February 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Pelita Bangsa, Universitas Alma Ata, dan Universitas Madani, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat...

Ekonom UGM Soroti Perlunya Perlindungan bagi Pekerja Informal

Ekonom UGM Soroti Perlunya Perlindungan bagi Pekerja Informal

by masfajar
5 February 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut meskipun tidak terlalu signifikan. Namun, di balik kemajuan ini, lebih dari setengah...

Pakar UGM Soroti Mitigasi Bencana untuk Kurangi Dampak Cuaca Ekstrem

Pakar UGM Soroti Mitigasi Bencana untuk Kurangi Dampak Cuaca Ekstrem

by Dwina
5 February 2026
0

Headline.co.id, Bangunan ~ Ancaman bencana hidrometeorologi kembali mengintai beberapa wilayah di Indonesia seiring dengan meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem dari Januari...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kondisi Kedua Motor Honda Vario dan Supra Terlibat Tabrakan

Kecelakaan Honda Vario Vs Supra di Jalan Kalimundu Sanden, Begini Kronologi Menurut Polisi

25 August 2025

Tidak Bisa Beli Pertalite Gunakan Jerigen, Nelayan Gunung Kidul Mengeluh Ongkos Melaut Kini Meroket

15 February 2020
KORPRI Batang Berikan Tali Asih kepada 80 Purna Tugas

KORPRI Batang Berikan Tali Asih kepada 80 Purna Tugas

19 November 2025
Kapolri Berikan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Kapolri Berikan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

3 December 2025
Satgas Targetkan 15 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Beroperasi Bulan Ini

Satgas Targetkan 15 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Beroperasi Bulan Ini

11 August 2025
Kapolda Aceh Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

Kapolda Aceh Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

21 January 2026
Bodo/Glimt Taklukkan Manchester City 3-1 di Liga Champions

Bodo/Glimt Taklukkan Manchester City 3-1 di Liga Champions

21 January 2026

Artikel Terbaru

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah minibus dan sepeda motor di Jalan Kawasan Industri, Kalibawang, Kulon Progo, Kamis (5/2/2026).

Minibus Tabrak Tiga Motor di Kalibawang Kulon Progo, Tiga Korban Dirawat di RSUD

5 February 2026
Kecelakaan Kerja di Indonesia Capai 462 Ribu Kasus, Budaya K3 Dinilai Belum Kuat

Kecelakaan Kerja di Indonesia Capai 462 Ribu Kasus, Budaya K3 Dinilai Belum Kuat

5 February 2026
Perkuat Peran Bidan, Pemkab Buol Genjot Penurunan Stunting Ibu dan Anak

Perkuat Peran Bidan, Pemkab Buol Dorong Percepatan Penurunan Stunting Ibu dan Anak

5 February 2026
Dosen UGM Ungkap Keunggulan Atap Seng dalam Perspektif Berbeda

Dosen UGM Ungkap Keunggulan Atap Seng dalam Perspektif Berbeda

5 February 2026
Foto bersama dalam Perayaan Natal Bersama Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kota Kupang di Hotel Cahaya Bapa, Sabtu (31/1/2026). (Humas Pemprov)

Gubernur NTT Tekankan Nilai Lonto Leok dan Peran Diaspora Manggarai di Natal IKMR Kupang

5 February 2026
Dokter RSA UGM Dorong Deteksi Dini untuk Cegah Kematian Kanker

Dokter RSA UGM Dorong Deteksi Dini untuk Cegah Kematian Kanker

5 February 2026
Pawon Ramadan Loman Park Hotel Yogyakarta Sajikan Iftar, Kultum, dan Wedding Showcase

Pawon Ramadan di Loman Park Hotel Yogyakarta Padukan Iftar Buffet dan Wedding Showcase

5 February 2026

Popular Story

  • OPS KESELAMATAN PROGO 2026 Polresta Yogyakarta (Tangkapan layar IG satlantasjogja)

    Operasi Keselamatan Progo 2026 Digelar, Polresta Yogyakarta Fokus Tertib Lalu Lintas

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pemkot Jambi Berikan Penghargaan kepada Kabag Hukum atas Dedikasinya

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Bupati Semarang Resmikan Proyek Konstruksi Senilai Rp228,9 Miliar

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta Akan Difungsikan untuk Mudik Lebaran

    1715 shares
    Share 686 Tweet 429
  • Tertemper Kereta di Perlintasan Kasihan Bantul, Perempuan 64 Tahun Meninggal Dunia

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Anak SD Gantung Diri di NTT Jadi Perhatian Nasional, Ini Fakta-fakta Kasusnya

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Bupati Batang Luncurkan Dana Pensiun Rp1,2 Miliar untuk Guru Madin

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Kronologi Perkelahian Maut di Kasihan Bantul, Mahasiswa Asal Papua Tewas Ditusuk

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.