Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah menegaskan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman dan terkendali, seiring dengan peningkatan serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal tahun 2026. Data terbaru menunjukkan bahwa serapan beras oleh Perum Bulog mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bahwa peningkatan serapan ini merupakan hasil dari kebijakan penyerapan gabah dan beras petani secara konsisten di berbagai daerah sentra produksi, terutama di Pulau Jawa dan Sulawesi. “Peningkatan ini adalah hasil dari kebijakan penyerapan gabah dan beras petani yang konsisten,” ujar Kepala Bapanas dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI, Rabu (4/02/2026).
Pemerintah menekankan bahwa penguatan stok beras menjadi salah satu prioritas utama dalam menjaga stabilitas pangan nasional, terutama dalam menghadapi potensi tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan dunia, serta gangguan rantai pasok internasional. Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga terus melakukan pemantauan harga di tingkat produsen dan konsumen agar tetap stabil. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Dengan kondisi cadangan yang terjaga, pemerintah optimistis bahwa kebutuhan beras nasional dapat terpenuhi hingga beberapa bulan ke depan, termasuk menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.





















