Headline.co.id, Bantul ~ Sebanyak 170 penyandang disabilitas berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Minggu (1/2) di Graha Agung, Kebonagung, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara bakti sosial ini merupakan bagian dari perayaan Dies Natalis ke-80 dan Lustrum XVI FK-KMK UGM dengan tema “Berbagi Kepedulian, Menguatkan Kehidupan”, bekerja sama dengan mitra RSA UGM serta Sahabat dan Pemerhati Difabel dan ODGJ (Sapadifa).
Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes., Koordinator Tim Pengabdian kepada Masyarakat FK-KMK UGM, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen UGM sebagai kampus inklusi dan sehat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Kerja sama dengan mitra ini telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut. “Kerjasama ini sudah berjalan 3 tahun dan harapannya kita akan terus berjalan untuk berpartisipasi mendukung masyarakat agar menjadi lebih sehat,” ujar Supriyati dalam pernyataan yang diterima wartawan pada Selasa (3/2).
Dr. Ade Febrina Lestari, M.Sc., Sp.A, mewakili direksi RSA UGM, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini, terutama dalam memberikan pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan dukungan optimal untuk tumbuh kembang. “Keterbatasan bukanlah alasan bagi seorang anak tidak mendapatkan pelayanan yang sama dan setara dengan anak lain. Di sinilah peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam mendukung ketercapaian hak dan fasilitas untuk anak-anak,” katanya.
Selama satu hari pemeriksaan, para penyandang disabilitas hadir dengan pendampingan keluarga. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, FK-KMK UGM juga menyediakan edukasi kesehatan dan membagikan paket sembako kepada penyandang disabilitas dan keluarga pendamping. “Sembari mengantri, peserta diajak untuk menyimak edukasi mengenai superflu, sehingga bakti sosial tersebut juga menjadi ruang pembelajaran kesehatan yang informatif,” jelas Supriyati.
Supriyati menambahkan bahwa kegiatan ini menegaskan peran UGM dalam mengimplementasikan Health Promoting University (HPU) dan mendorong perilaku hidup sehat di lingkungan kampus dan masyarakat Yogyakarta. Seluruh rangkaian kegiatan ini juga merupakan kontribusi nyata UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek kesehatan yang inklusif, menyejahterakan, dan mengurangi ketimpangan. Melalui pengabdian masyarakat ini, FK-KMK UGM menegaskan bahwa peringatan Dies Natalis bukan sekadar perayaan usia institusi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kesehatan Indonesia yang berkelanjutan.
















