Headline.co.id, Banda Aceh ~ Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan peninjauan terhadap perkembangan pembangunan pesawat Boeing 737 non-operasional yang ditempatkan di Asrama Haji Aceh pada Sabtu (31/1/2026). Pesawat ini dirancang sebagai wahana simulasi perjalanan udara bagi calon jemaah haji dan umrah, serta menjadi wahana manasik pesawat pertama di Indonesia.
Fadhlullah menekankan bahwa pembangunan wahana ini memiliki nilai historis yang signifikan, mengingat peran penting Aceh dalam sejarah penerbangan nasional melalui pengorbanan para pendahulu demi kemerdekaan Indonesia. Kehadiran pesawat ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan jemaah sebelum keberangkatan, terutama bagi jamaah lanjut usia dan mereka yang belum memiliki pengalaman naik pesawat.
“Seluruh jemaah umrah dari Aceh nantinya akan dipusatkan di Asrama Haji. Manasik dilakukan di sini, pemeriksaan x-ray di sini, cap paspor di sini, lalu jemaah langsung naik bus menuju pesawat. Dengan sistem ini, jamaah berangkat umrah dari Aceh bisa merasakan pengalaman seperti berhaji,” ujar Fadhlullah.
Ia menilai skema layanan terintegrasi tersebut mampu menghemat waktu sekaligus memberikan kenyamanan dan ketenangan lebih bagi jemaah, khususnya lansia. Pada kesempatan yang sama, Fadhlullah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat terhadap Aceh, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah.
Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia wilayah Aceh, Nano Setiawan, menyatakan bahwa wahana pesawat Boeing 737 ini juga akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi calon jemaah umrah. Menurutnya, fasilitas Asrama Haji Aceh yang semakin memadai perlu dimanfaatkan secara optimal agar jemaah lebih siap dan nyaman sebelum keberangkatan.
Selain berfungsi sebagai sarana edukasi ibadah, wahana pesawat tersebut juga diproyeksikan menjadi destinasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Asrama Haji Aceh. Peninjauan ini turut dihadiri General Manager Garuda Indonesia Aceh, Nano Setiawan, Kepala UPT Asrama Haji Aceh, Irsyadi, serta perwakilan vendor pembangunan dari PT Naka Avia Sakti, Sukandar.


















