Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memaparkan rencana pendanaan untuk Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030. Anggaran operasional DEN akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Prasetyo Hadi juga menyatakan bahwa ada kemungkinan anggaran tersebut akan didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam pernyataannya yang dilansir dari laman RRI pada Jumat (30/1/26), Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pembahasan mengenai anggaran operasional DEN masih berlangsung. Selain itu, ada pertimbangan untuk melibatkan anggaran dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pelantikan Ketua Harian Bahlil Lahadalia dan anggota DEN periode 2026-2030 telah dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu, 28 Januari 2026. Pelantikan ini diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Energi Nasional dari Pemangku Kepentingan.
Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa sektor energi menjadi prioritas dalam pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Bahlil, Indonesia harus mencapai kemandirian energi sesuai dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Inilah bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan, di Asta Cita nomor dua, Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” ujarnya.
Struktur organisasi DEN periode 2026-2030 menempatkan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua DEN dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua. Bahlil Lahadalia menjabat sebagai Ketua Harian dengan 14 anggota dari unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
Berikut adalah susunan Ketua Harian dan anggota Dewan Energi Nasional yang telah dilantik:
Ketua Harian DEN:
– Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Anggota Unsur Pemerintahan:
– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
– Menteri Bappenas Rachmat Pambudy
– Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
– Menteri Perindustrian Gumiwang Kartasasmita
– Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
– Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto
– Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq
Anggota Unsur Pemangku Kepentingan:
– Mohamad Fadhil Hasan (Akademisi)
– Satya Widya Yudha (Industri)
– Unggul Priyanto (Teknologi)
– Sripeni Inten Cahyani (Industri)
– Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup)
– Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen)
– Johni Jonatan Numberi (Akademisi)
– Surono (Konsumen).



















