Headline.co.id, Jakarta ~ Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menyatakan dukungan tegas agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah komando langsung Presiden. Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas wacana yang berkembang mengenai kemungkinan penempatan Polri di bawah kementerian. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai bahwa struktur yang ada saat ini merupakan kunci efektivitas kinerja Polri. Menurutnya, koordinasi langsung dengan Kepala Negara mampu memangkas hambatan administratif yang sering terjadi di tingkat kementerian.
Dzulfikar menjelaskan bahwa model komando terpusat telah terbukti mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah. Salah satu contohnya adalah keterlibatan aktif Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, gerak institusi ini dapat terhambat oleh prosedur birokrasi yang kompleks.
Pernyataan dari organisasi kepemudaan ini memperkuat pandangan sejumlah pakar hukum yang sebelumnya menilai bahwa posisi Polri di bawah Presiden adalah amanat reformasi yang harus dipertahankan. Hal ini dianggap penting untuk menjamin profesionalisme dan netralitas dalam penegakan hukum di Indonesia.




















