Headline.co.id, Manggarai ~ Timur. Kabupaten Manggarai Timur dilanda duka mendalam setelah tim gabungan berhasil menemukan satu korban tanah longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, pada Senin (26/1/26). Korban yang ditemukan adalah Yustina Mira (18), seorang pelajar dari Dusun Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Korban ditemukan tertimbun material longsor dan segera dievakuasi ke Balai Desa Goreng Meni untuk proses identifikasi dan visum.
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, termasuk Polres Manggarai Timur, Brimob Kompi B Pelopor Manggarai, TNI, BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Pemerintah Daerah, serta Basarnas Manggarai Barat. Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., menyatakan bahwa penemuan korban ini merupakan hasil lanjutan dari operasi pencarian yang sebelumnya sempat terhenti akibat cuaca ekstrem.
“Hari ini satu korban berhasil ditemukan. Saat ini tim gabungan masih terus melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Kami bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” ungkap AKBP Haryanto. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mendekati lokasi longsor. “Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan tidak mendekati lokasi kejadian karena masih berpotensi terjadi longsor susulan,” tambahnya.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa warga Manggarai Timur. “Atas nama pimpinan Polri di Nusa Tenggara Timur, Bapak Kapolda NTT menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat Manggarai Timur. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda.
Kabidhumas Polda NTT juga mengapresiasi kerja keras dan sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban di tengah medan berat dan cuaca yang tidak menentu. “Polda NTT akan terus hadir dan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam penanganan bencana dan operasi kemanusiaan,” tambahnya. Ia turut mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.
Hingga saat ini, pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilanjutkan, dengan mengedepankan keselamatan personel dan warga sekitar.























