Headline.co.id, Agam ~ Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak bencana di SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan. Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, melakukan peninjauan langsung pada Kamis (22/1/2026) untuk memastikan kesiapan fasilitas dasar agar dapat segera digunakan.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Asisten II Setda Agam Andrinaldi, Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ofrizon, Kepala Dinas Pertanian Arief Restu, Kepala Dinas DPMN Handria Asmi, Camat Palembayan, serta wali nagari setempat. Kehadiran berbagai perangkat daerah ini merupakan bagian dari upaya koordinasi untuk mempercepat penanganan pascabencana.
Muhammad Iqbal memeriksa secara menyeluruh sarana dan prasarana Huntara, termasuk ketersediaan air bersih, sanitasi, listrik, dan fasilitas pendukung kehidupan dasar lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan Huntara siap dihuni dan memberikan rasa aman bagi para pengungsi. “Hari ini sudah dilakukan pendistribusian peralatan tempat tinggal seperti kasur, perlengkapan memasak, dan kebutuhan dasar lainnya. Kita targetkan dalam beberapa hari ke depan Huntara ini sudah dapat ditempati,” ujar Muhammad Iqbal.
Huntara di SDN 05 Kayu Pasak direncanakan menjadi tempat tinggal sementara bagi sekitar 117 kepala keluarga yang terdampak bencana. Pemerintah daerah menilai kehadiran Huntara sebagai solusi mendesak agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara lebih layak sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi permanen.
Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, Wakil Bupati mengarahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam untuk terlibat aktif melalui kolaborasi lintas sektor. “Kita bekerja bersama TNI dan melibatkan sekitar 10 ASN dari masing-masing OPD. Sejak kemarin hingga hari ini, semua bergotong royong agar Huntara ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Agam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana hingga penyediaan Huntara, mulai dari unsur TNI–Polri, BNPB, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat. “Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan dan kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen memastikan warga terdampak bencana mendapatkan perlindungan dan hunian sementara yang layak,” pungkasnya.



















