Headline.co.id, Tanah Datar ~ Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengimbau masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial, terutama berita hoaks yang dapat merugikan pemerintah dan mengancam persatuan. Imbauan ini disampaikan di tengah kondisi daerah dan nasional yang memerlukan keharmonisan.
Dalam acara Tabligh Akbar memperingati Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Baitul Aman, Nagari Balimbing, Kecamatan Rambatan, Sumatra Barat, Sabtu (24/01/2026) malam, Bupati Eka Putra menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan menciptakan ruang digital yang sehat. “Media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan komunikasi yang positif, bukan sebagai alat ujaran kebencian,” ujarnya.
Bupati Eka Putra juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Menurutnya, kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi di ruang digital sangat diperlukan agar masyarakat dapat menggunakan media sosial dengan bijak, bertanggung jawab, dan beretika.
Ia menambahkan bahwa berita hoaks sering kali dibuat untuk memancing emosi seperti kemarahan, ketakutan, atau kebencian, bahkan untuk menaikkan rating media sosial. “Dengan berpikir tenang dan rasional, kita dapat menghindari sikap impulsif seperti menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Eka Putra juga menyampaikan informasi terkait pembangunan daerah, termasuk jaminan sosial kesehatan masyarakat dan pembangunan infrastruktur yang akan terus dilakukan meskipun ada keterbatasan anggaran. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap pemerintah daerah dalam membangun Tanah Datar di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, serta mengajak masyarakat untuk berdoa agar Tanah Datar terhindar dari bencana.
Wali Nagari Balimbing, Yudia Antoni, sebelumnya menyampaikan bahwa dana desa dari pemerintah pusat mengalami pengurangan akibat kebijakan efisiensi anggaran, dan berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut.
Sementara itu, Ustadz Darno Efendi dari Canduang, Kabupaten Agam, dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT, mengutip Surah Ar-Rahman ayat 13, “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” Ia juga mengulas peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang terjadi setelah Tahun Kesedihan (Aamul Huzni), ketika Nabi kehilangan istri tercinta Siti Khadijah RA dan paman beliau, Abu Thalib. (prokopim-fan)





















