Headline.co.id, Kabid Humas Polda Jawa Barat ~ Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengumumkan bahwa jumlah kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi longsor dan banjir bandang di Cisarua kini meningkat menjadi 16 kantong. Dari jumlah tersebut, tujuh kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara delapan lainnya masih dalam proses identifikasi. “Dari 16 kantong jenazah tersebut, sebanyak 7 telah berhasil diidentifikasi, sementara 8 lainnya belum teridentifikasi atau masih dalam proses identifikasi,” jelas Kombes Pol. Hendra pada Sabtu (25/1/2026).
Adapun identitas dari tujuh jenazah yang telah teridentifikasi adalah sebagai berikut: Suryana, laki-laki, 57 tahun; Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun; Nining, perempuan, 40 tahun; Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun; Nurhayati, perempuan, 42 tahun; M. Kori, laki-laki, 30 tahun; dan Lina Lismayanti, perempuan, 43 tahun. Sementara itu, kantong jenazah yang belum teridentifikasi telah diambil sampel DNA-nya dan untuk sementara disimpan di RSUD Cibabat.
Kombes Pol. Hendra menegaskan bahwa proses identifikasi dilakukan dengan cermat, melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi untuk memastikan keakuratan dan kemanusiaan dalam penanganan korban. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada korban dan keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” ujarnya.
Selain itu, Kombes Pol. Hendra juga menekankan pentingnya kehadiran pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. “Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana,” tutupnya.

















