Headline.co.id, Manggarai ~ Timur. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melalui Satuan Brimob menunjukkan kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menangani bencana alam. Tim SAR Brimob Polda NTT dikerahkan untuk membantu pencarian korban tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, pada Jumat (23/1/26). Tim yang terdiri dari 13 personel ini dipimpin oleh Danki 2 Batalyon B Pelopor IPTU Soleman Welem Talo, bergerak menuju lokasi sejak pagi setelah menerima laporan adanya warga yang tertimbun akibat hujan deras yang berkepanjangan.
Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri, S.I.K., menyatakan bahwa pengerahan personel ini adalah bentuk respons cepat Polri dalam misi kemanusiaan, terutama di wilayah rawan bencana. “Brimob Polda NTT hadir untuk membantu masyarakat. Fokus utama kami adalah pencarian dua korban yang diduga masih tertimbun longsor, serta memastikan keselamatan warga dan personel di lapangan,” ujar Kombes Pol Afrizal Asri.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Brimob langsung bergabung dengan unsur Pemerintah Daerah, BPBD, Polres Manggarai Timur, TNI, Basarnas, serta masyarakat setempat. Sebelum memulai pencarian, dilakukan rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Manggarai Timur untuk menentukan strategi pencarian dan kebutuhan peralatan.
Namun, upaya pencarian korban menghadapi sejumlah kendala, seperti hujan deras disertai kabut tebal, kondisi tanah yang masih labil, keterbatasan alat berat, serta terputusnya jaringan listrik dan internet di lokasi bencana. Demi keselamatan bersama, pencarian korban dihentikan sementara dan direncanakan dilanjutkan keesokan harinya setelah alat berat tiba di lokasi.
Dalam peristiwa longsor tersebut, satu warga bernama Albina Ria (54) dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam proses pencarian. Sebagian warga Kampung Tuwa juga telah dievakuasi karena wilayah tersebut terisolasi dan rawan longsor susulan.
Sementara itu, Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di NTT. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, segera menjauh dari lereng atau daerah rawan dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ungkap Kabidhumas Polda NTT.
Hingga kini, Tim SAR Brimob Polda NTT tetap bersiaga di lokasi untuk melanjutkan proses pencarian korban begitu kondisi memungkinkan. Seluruh personel dilaporkan dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan tugas kemanusiaan demi keselamatan masyarakat.














