Headline.co.id, Tanah Datar ~ Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang mempercepat penanganan darurat di Kabupaten Tanah Datar. Langkah ini diambil menyusul bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Pekerjaan tanggap darurat ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur sumber daya air yang terdampak, guna mengurangi risiko bencana susulan dan melindungi keselamatan masyarakat.
Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang telah menerima Perintah Mulai Kerja sejak 11 Desember 2025. Proses ini akan berlangsung hingga seluruh kebutuhan penanganan selesai sesuai kondisi lapangan. Kegiatan ini melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, kecamatan, serta pemerintah nagari di wilayah terdampak seperti Nagari Sumpur, Padang Laweh Malalo, dan Guguak Malalo.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pemulihan meskipun mungkin menimbulkan ketidaknyamanan sementara di sekitar lokasi pekerjaan. “Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan mendukung upaya ini,” kata Eka Putra di Batusangkar, Sumatra Barat (Sumbar), pada Kamis (22/1/2025).
Eka Putra menegaskan bahwa percepatan penanganan darurat ini merupakan usaha bersama pemerintah dan masyarakat untuk meminimalkan potensi bencana berulang, serta menjaga keselamatan warga di wilayah rawan banjir. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fungsi sungai dan infrastruktur pendukung lainnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan risiko bencana di masa mendatang dapat ditekan.





















