Headline.co.id, Bangunan ~ Pemerintah Kabupaten Agam sedang mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak banjir bandang. Aksi gotong royong lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dilakukan di SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, pada Rabu (21/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan warga segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Sebanyak 28 OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam terlibat dalam kegiatan ini, dengan masing-masing OPD mengerahkan 10 pegawai untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan. Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi.
Sekda Muhammad Lutfi menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan tanggung jawab kolektif dari seluruh OPD. “Gotong royong ini kita lakukan agar pembangunan Huntara dapat segera diselesaikan dan ditempati warga yang terdampak banjir bandang,” ujarnya dalam arahan apel.
Ia menjelaskan bahwa total ada 117 unit Huntara yang dibangun dalam 25 barak. Setiap OPD diberi tanggung jawab penuh terhadap satu barak, mulai dari pekerjaan fisik hingga memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik.
Selain percepatan pembangunan, Sekda juga menekankan pentingnya aspek kelayakan huni. OPD diminta memastikan penyelesaian jaringan listrik, instalasi pipa dan sanitasi, saluran pembuangan air, ketersediaan fasilitas WC, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. “Hunian sementara ini harus benar-benar layak dan nyaman. Jangan hanya selesai bangunan, tetapi pastikan semua fasilitas pendukung siap digunakan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kolaborasi lintas OPD dan semangat gotong royong tersebut, Pemkab Agam menargetkan pembangunan Huntara dapat rampung sesuai jadwal. Pemerintah daerah berharap warga terdampak banjir bandang di Palembayan dapat segera menempati hunian sementara dengan aman, layak, dan bermartabat, sembari menunggu solusi hunian jangka panjang.



















