Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau BKKBN menegaskan bahwa program Generasi Berencana (Genre) berperan penting dalam menciptakan ruang aman bagi perempuan di dalam keluarga. Kepala BKKBN, Wihaji, menyatakan bahwa salah satu fungsi utama keluarga adalah memberikan perlindungan, yang bertujuan untuk memastikan rasa aman dan nyaman bagi setiap anggota keluarga, terutama perempuan. “Fungsi perlindungan dalam keluarga sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi perempuan,” jelas Wihaji pada Kamis (22/1/2026).
Hasil konsultasi Komnas Perempuan dengan masyarakat serta kementerian dan lembaga terkait menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi isu krusial yang dapat terjadi akibat perkawinan anak. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 menunjukkan bahwa AKI setelah melahirkan mencapai 189 per 100 ribu kelahiran hidup. Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, menyoroti bahwa posisi perempuan yang rentan dapat mengancam ketahanan keluarga. “Perempuan yang rentan dapat mengancam ketahanan keluarga,” ucap Maria Ulfah Anshor.
Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga mendorong adanya kerja sama dalam bentuk kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dapat menjelaskan lebih rinci mengenai teknis kolaborasi untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan. Kolaborasi ini juga dapat dilakukan melalui program edukasi dengan pendekatan siklus hidup. Kemendukbangga/BKKBN memiliki program Kelas Orang Tua Hebat serta Kelas Orang Tua Bersahaja (Bersahabat dengan Remaja) yang ditujukan bagi masyarakat dan kader.



















