Headline.co.id, Jakarta ~ Akselerasi penyaluran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk daerah terdampak bencana di Aceh mendapatkan apresiasi dari para pendidik. Ayu Andriani, Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 1 Karang Baru di Kabupaten Aceh Tamiang, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., atas kebijakan tersebut. Kebijakan ini dinilai sangat membantu pemulihan proses pendidikan pascabanjir.
Ayu menjelaskan bahwa banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya menyebabkan kerusakan parah pada sarana belajar, terutama meja dan kursi siswa. Sebagian besar mobiler sekolah yang terbuat dari bahan serbuk kayu tidak tahan terhadap rendaman air. “Kondisinya rusak berat. Meja dan kursi yang terbuat dari bahan rakitan rata-rata hancur karena terendam banjir,” ungkap Ayu.
Saat ini, sekolah sedang melakukan reparasi terhadap sejumlah meja dan kursi yang masih bisa diperbaiki. Dalam waktu dekat, mobiler tersebut akan dilengkapi dengan sandaran agar dapat digunakan kembali secara lebih nyaman oleh para siswa. “Insya Allah, setelah perbaikan ini selesai, anak-anak bisa kembali belajar dengan lebih nyaman. Kami sebagai guru berharap semangat belajar mereka tetap terjaga meskipun sempat terdampak bencana,” tambah Ayu.
Ayu juga berharap agar dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan pendidikan di Aceh terus berlanjut, terutama bagi sekolah-sekolah di wilayah rawan bencana. “Jika pendidikan bangkit, maka sektor lainnya juga akan ikut bangkit. Pendidikan adalah fondasi utama,” tutup Ayu.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa keberlanjutan pembelajaran menjadi prioritas utama meski sarana dan prasarana belum sepenuhnya pulih. Murthalamuddin berharap dukungan dari pemerintah pusat dan semua pihak terus berlanjut agar pemulihan pendidikan pascabencana dapat berjalan optimal demi masa depan anak-anak Aceh.




















