Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) terjadi di Jalan Raya Sanden, tepatnya di depan Pencucian Motor Rae Carwash, Dusun Tegalsempu, Caturharjo, Pandak, Bantul, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat. Kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengendara kehilangan kendali. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS UII Pandak untuk penanganan medis.
Data tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kepada headline.co.id secara tertulis. Dalam laporannya, kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Yamaha N-Max tanpa TNKB yang dikendarai oleh FA (15), pelajar asal Caturharjo, Pandak, Bantul. FA mengalami cedera kepala berat (CKB) dan dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RS UII Pandak.
Selain pengendara, terdapat dua pembonceng. Pembonceng tengah, FWP (14), pelajar asal Murtigading, Sanden, Bantul, mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Sementara pembonceng belakang, RRP (14), pelajar asal Caturharjo, Pandak, Bantul, mengalami patah tulang pada tangan kiri dan saat ini masih menjalani perawatan di RS UII Pandak.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kronologi kejadian bermula saat sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali, oleng ke kiri, lalu menabrak tiang lampu penerangan jalan yang berada di sisi timur jalan. Setelah benturan, motor dan para korban terjatuh ke arah kiri hingga masuk ke area persawahan.
“Kendaraan melaju cukup kencang dari arah utara. Saat di lokasi kejadian, pengendara kehilangan kendali, oleng ke kiri, dan menabrak tiang lampu penerangan jalan, kemudian jatuh ke area sawah,” tulis Iptu Rita Hidayanto dalam keterangan resminya.
Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah, antara lain lampu depan pecah, slebor depan pecah, cover depan rusak, tebeng kanan dan kiri pecah, serta shock depan bengkok. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1.000.000.




















