Headline.co.id, Jakarta ~ Telinga kemasukan air kerap dialami masyarakat saat berenang atau mandi dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga gangguan pendengaran sementara. AloDokter, dilansir Headline.co.id pada Senin, 19 Januari 2026, membagikan 10 cara aman dan cepat untuk mengeluarkan air dari telinga tanpa risiko cedera. Langkah-langkah ini dapat dilakukan secara mandiri di rumah guna mencegah iritasi maupun infeksi. Metode yang dianjurkan mencakup teknik sederhana, terapi uap, hingga penggunaan bahan tertentu dengan takaran aman.
Menurut AloDokter, telinga kemasukan air biasanya ditandai sensasi seperti digelitik dan pendengaran terasa teredam. Secara alami, air sebenarnya dapat keluar sendiri. Namun, apabila tertahan terlalu lama, kondisi ini bisa memicu ketidaknyamanan hingga infeksi. “Sebenarnya, air dapat keluar dengan sendirinya. Namun, saat telinga kemasukan air akan muncul berbagai keluhan, seperti tidak dapat mendengar suara dengan baik,” tulis AloDokter dalam keterangannya.
Kronologi Keluhan dan Penanganan Awal
Kondisi telinga kemasukan air paling sering terjadi setelah aktivitas berenang. Air yang terperangkap di saluran telinga membuat suara terdengar teredam dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam situasi tersebut, masyarakat sering kali mencoba membersihkan telinga dengan cotton bud atau jari. Padahal, kebiasaan ini berisiko memperparah sumbatan dan menimbulkan cedera.
AloDokter menegaskan bahwa tindakan yang tepat adalah membantu air keluar secara alami dengan teknik yang aman, bukan mendorongnya lebih dalam.
Sepuluh Cara Aman Mengeluarkan Air dari Telinga
AloDokter merekomendasikan 10 cara berikut untuk membantu mengeluarkan air dari telinga:
- Memiringkan telinga
Miringkan kepala sehingga telinga yang kemasukan air menghadap ke bawah. Tarik dan goyangkan daun telinga secara lembut agar air keluar lebih cepat. - Berbaring miring
Berbaringlah dengan posisi telinga yang basah menempel pada bantal selama beberapa menit hingga air mengalir keluar dengan sendirinya. - Menekan telinga dengan telapak tangan
Tutup telinga menggunakan telapak tangan, lalu buka dan tutup dengan cepat agar tekanan udara membantu menyedot air keluar. - Menggunakan pengering rambut
Gunakan suhu terendah dan arahkan dari jarak sekitar 30 sentimeter. Udara hangat membantu air menguap dari dalam telinga. - Terapi uap
Hirup uap air panas dari baskom selama 5–10 menit, kemudian miringkan kepala agar air mengalir keluar. - Mengunyah permen karet atau menguap
Gerakan rahang dapat membuka tuba eustachius sehingga air lebih mudah keluar. - Manuver Valsava
Tarik napas, tutup mulut dan hidung, lalu embuskan perlahan hingga terdengar suara letupan. Ini menandakan saluran telinga terbuka. - Meneteskan air
Teteskan sedikit air ke telinga, tunggu beberapa detik, lalu miringkan kepala agar air lama ikut keluar. - Meneteskan minyak zaitun hangat
Minyak zaitun hangat membantu melonggarkan sumbatan sehingga air lebih mudah keluar. - Meneteskan campuran alkohol dan cuka apel
Campuran ini membantu menguapkan air dan membersihkan kotoran telinga. Gunakan beberapa tetes saja dengan takaran seimbang.
AloDokter menjelaskan bahwa pemanfaatan panas dari pengering rambut maupun uap air bertujuan mempercepat proses penguapan air di dalam telinga.
Cara yang Perlu Dihindari
Masyarakat diimbau tidak memasukkan cotton bud atau jari ke dalam telinga. Kebiasaan ini justru dapat mendorong kotoran semakin masuk dan meningkatkan risiko infeksi maupun pecahnya gendang telinga. AloDokter mengingatkan bahwa membersihkan telinga secara sembarangan dapat memperparah sumbatan dan menimbulkan gangguan pendengaran.
“Penggunaan cotton bud bahkan dapat meningkatkan risiko terjadinya pecah gendang telinga yang berdampak pada gangguan pendengaran,” tulis AloDokter.
Kapan Harus ke Dokter
Jika berbagai cara di atas tidak berhasil dan keluhan berlanjut, seperti nyeri telinga, gangguan pendengaran, atau tanda infeksi, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter. Penanganan medis diperlukan untuk mencegah komplikasi, termasuk risiko kehilangan pendengaran.
Sebagai penegasan, AloDokter menyatakan bahwa telinga kemasukan air umumnya tidak berbahaya dan dapat pulih sendiri. Namun, penerapan cara yang tepat dan aman menjadi kunci agar keluhan tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.





















