Headline.co.id, Lumajang ~ Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menekankan pentingnya dunia modeling sebagai alat untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peringatan ulang tahun pertama Exotic Model Management yang berlangsung di Gedung Pertemuan KH. Abdi Manaf, SMK Muhammadiyah Lumajang, pada Sabtu (17/1/2026).
Dewi Natalia menyatakan bahwa modeling tidak hanya menjadi ruang untuk mengekspresikan estetika, tetapi juga berfungsi sebagai sarana komunikasi budaya yang dapat menjangkau masyarakat luas. Melalui busana, ekspresi, dan sikap di atas panggung, seorang model dapat menyampaikan pesan tentang identitas, nilai, dan kebanggaan terhadap daerah asal mereka. “Modeling dapat menjadi jembatan yang mendekatkan anak muda pada akar budayanya,” ujarnya.
Menurut Dewi Natalia, pendekatan ini sangat relevan di tengah arus globalisasi yang membuat generasi muda lebih mengenal budaya asing dibandingkan budaya lokal. Ia menegaskan bahwa promosi Batik Lumajang dan produk UMKM fesyen lokal melalui modeling bukan hanya soal pemasaran, tetapi juga merupakan bentuk pendidikan kultural. Setiap motif, warna, dan desain memiliki cerita, nilai kerja keras, serta identitas masyarakat yang perlu diperkenalkan secara berkelanjutan. “Ini adalah bentuk pendidikan kultural yang penting,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dewi Natalia berpendapat bahwa pembinaan modeling berbasis budaya dapat melahirkan generasi muda yang percaya diri, memiliki rasa memiliki, serta bertanggung jawab dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya. Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong Exotic Model Management untuk terus menjadikan budaya lokal sebagai inti dalam setiap proses pembinaan. Ia yakin bahwa konsistensi ini akan menjadikan modeling sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang bernilai dan berkelanjutan. “Konsistensi dalam mengangkat budaya lokal sangat penting,” pesannya.
Sementara itu, pendiri Exotic Model Management, Hadi Purnomo, menyatakan komitmennya untuk terus menjadikan panggung modeling sebagai sarana ekspresi budaya Lumajang. “Kami berkomitmen untuk terus mengangkat budaya lokal melalui modeling,” ungkapnya.
Peringatan ulang tahun pertama Exotic Model Management ini menegaskan bahwa dunia modeling, jika berpijak pada nilai-nilai budaya, mampu memperkenalkan identitas Lumajang ke publik yang lebih luas, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya daerah.




















