Headline.co.id, Batam ~ Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., memperkuat kerja sama dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap peredaran narkotika di wilayah Kepulauan Riau. Langkah ini diambil karena Kepri merupakan daerah perbatasan yang rawan menjadi jalur masuk narkotika dari luar negeri.
Kapolda Kepri menyatakan bahwa wilayah Kepulauan Riau memiliki banyak pintu masuk, baik pelabuhan resmi maupun tidak resmi, yang menjadi tantangan dan ancaman serius. Oleh karena itu, Polda Kepri berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan BNN, TNI, Bakamla, Korpolairud Mabes Polri, serta menjalin kerja sama dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. “Wilayah Kepulauan Riau merupakan wilayah perbatasan dengan banyak pintu masuk, baik pelabuhan legal maupun tidak resmi. Hal ini menjadi tantangan sekaligus ancaman serius. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan BNN, TNI, Bakamla, Korpolairud Mabes Polri, serta menjalin kerja sama dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” ujar Kapolda Kepri dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/26).
Lebih lanjut, Kapolda Kepri menambahkan bahwa Polda Kepri bersama BNN dan stakeholder terkait berkomitmen untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di Kepulauan Riau.
Kegiatan audiensi tersebut diakhiri dengan makan bersama serta pemberian cenderamata sebagai simbol sinergitas dan komitmen bersama dalam pemberantasan narkotika.





















