Headline.co.id, Gorontalo ~ Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan mengadakan sosialisasi wawasan kebangsaan di SMA Muhammadiyah Batudaa pada Kamis (15/01/2026). Acara ini dihadiri oleh sekitar 750 siswa dan siswi dari sekolah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran para pelajar mengenai bahaya paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme (IRET).
IPTU Teguh Pribadi, S.E, dari Tim Pencegahan Densus 88 AT Polri, menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang ancaman yang dapat mengganggu persatuan bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Tim Pencegahan juga menjelaskan ciri-ciri pelajar yang sudah terpapar radikalisme dan intoleransi. Beberapa ciri tersebut lain adalah tidak mau ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya, tidak mau hormat kepada bendera, dan menganggap tindakan tersebut sebagai bid’ah atau kekafiran.
Kegiatan ini diakhiri dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga semangat nasionalisme dan memperkuat karakter kebangsaan di kalangan pelajar. Hal ini diharapkan dapat membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.






















