Headline.co.id, Kulon Progo ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua minibus terjadi di Jalan Yogyakarta–Wates, tepatnya di depan Pasar Baru Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Insiden tersebut melibatkan Minibus Suzuki Ertiga bernomor polisi B-2354-PBG dan Minibus Honda Freed bernomor polisi AB-1514-HQ. Peristiwa ini mengakibatkan delapan orang mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda dan langsung mendapat penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan Suzuki Ertiga melaju dari arah utara menuju selatan atau arah Wates. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berjalan terlalu ke kanan hingga melewati garis marka tengah, sehingga bertabrakan dengan Honda Freed yang datang dari arah berlawanan, yakni selatan menuju utara atau arah Yogyakarta.
“Semula Minibus Suzuki Ertiga berjalan dari arah utara ke selatan (arah Wates), sesampainya di TKP berjalan terlalu ke kanan melebihi garis marka tengah, kemudian bertabrakan dengan Minibus Honda Freed yang berjalan dari arah selatan ke utara (arah Yogyakarta),” kata Iptu Sarjoko dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.
Akibat benturan tersebut, pengemudi Suzuki Ertiga berinisial HR (51), warga Purwodadi, Purworejo, mengalami luka lecet pada wajah dan sesak dada. Korban langsung mendapatkan perawatan di RSUD Nyi Ageng Serang. Di dalam kendaraan yang sama, terdapat tiga penumpang yang juga mengalami luka, yakni SNH (perempuan) dengan luka robek mulut dan dugaan patah jari tangan kanan, IR (anak laki-laki) dengan lecet wajah dan sesak dada, serta HR (anak perempuan) yang mengalami robek telinga kanan, robek kepala, dan cidera kepala. Seluruh korban dari kendaraan tersebut dirawat di RSUD Nyi Ageng Serang.
Sementara itu, pengemudi Honda Freed berinisial NAW (30), warga Ngaglik, Sleman, mengalami lecet pada kaki kiri, lecet bahu kanan, serta nyeri dada dan menjalani rawat jalan. Penumpang dewasa berinisial AAM (33), laki-laki, mengalami patah kaki kanan dan lecet pada kedua kaki, sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Wates. Selain itu, seorang penumpang bayi berinisial EKK (3), perempuan, mengalami lecet pada paha kanan dan mendapatkan perawatan rawat jalan.
Iptu Sarjoko menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pendataan korban, olah tempat kejadian perkara, serta pengamanan lokasi guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi marka dan rambu lalu lintas serta menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur padat seperti kawasan Sentolo,” ujarnya.




















