Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah mobil Toyota Fortuner mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Imogiri–Dlingo, tepatnya di Dusun Kedungbueng RT 04, Wukirsari, Imogiri, Bantul, pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 07.30 WIB. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melaju dari arah Dlingo menuju Imogiri dan tiba-tiba oleng hingga menabrak jembatan kecil lalu terperosok ke pekarangan warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu kondisi pengemudi yang mengalami hilang konsentrasi sesaat saat mengemudi. “Pengemudi mengalami blenk sesaat, kemudian secara spontan membanting setir ke kanan sehingga kendaraan menabrak jembatan kecil dan terperosok ke kebun warga,” tulis Iptu Rita Hidayanto dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.
Menurut data kepolisian, kendaraan yang terlibat adalah Toyota Fortuner dengan nomor polisi AD-1332-BS. Mobil tersebut dikemudikan oleh HS (46), seorang PNS asal Kepek, Wonosari, Gunung Kidul. Pengemudi dinyatakan dalam kondisi sehat saat kejadian.
Kronologi kejadian bermula ketika mobil melaju dari jalur menurun arah Dlingo menuju Imogiri. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan fokus sejenak. Kendaraan kemudian membelok tajam ke kanan, menabrak jembatan kecil di sisi jalan, dan akhirnya terperosok ke pekarangan atau kebun milik warga setempat.
Peristiwa tersebut disaksikan oleh Hari Artono, warga Selopamioro, Imogiri. Saksi melihat kendaraan tiba-tiba oleng sebelum keluar jalur dan menghantam jembatan kecil. Warga sekitar kemudian membantu mengamankan lokasi sambil menunggu petugas datang.
Akibat benturan tersebut, bagian bodi depan dan samping kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan. “Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp30 juta,” jelas Iptu Rita Hidayanto.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pendataan, olah tempat kejadian perkara, serta pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan risiko kecelakaan lanjutan.
Sebagai penekanan, pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk selalu menjaga kondisi fisik dan konsentrasi, terutama saat melintasi jalur menurun dan berkelok seperti kawasan Imogiri–Dlingo. “Kehilangan fokus sesaat dapat berakibat fatal, meskipun pengemudi dalam kondisi sehat,” tutup Iptu Rita Hidayanto.








