Headline.co.id, Pekanbaru ~ Polda Riau mengambil langkah konkret dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Riau. Hingga saat ini, telah beroperasi 15 dapur SPPG, sementara tiga dapur lainnya masih dalam proses pembangunan.
Kapolda Riau, Herry Heriawan, menyatakan bahwa total 18 dapur SPPG tersebut akan melayani lebih dari 67 ribu siswa di Riau. “Atas arahan Bapak Kapolri, saat ini Polda Riau sudah membangun 15 dapur SPPG dan 3 lagi dalam tahap pembangunan. Jadi keseluruhannya ada 18 dapur SPPG dengan total penerima manfaat mencapai lebih dari 67 ribu siswa,” ungkap Herry saat meninjau program MBG di MI Negeri 1 Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).
Program Makan Bergizi Gratis ini, menurut Kapolda Riau, merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia untuk menciptakan generasi unggul. Program ini tidak hanya memastikan asupan gizi seimbang bagi anak-anak, tetapi juga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pelajar untuk berkembang dan meraih cita-cita. “Program ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Ribuan anak kini bisa mendapatkan harapan, gizi seimbang, dan hak yang sama dalam menggapai cita-cita. Mudah-mudahan cita-cita kita menuju Generasi Emas Indonesia 2045 dapat tercapai dengan baik,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang terjalin dalam pelaksanaan program MBG. Ia menekankan pentingnya koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan kelancaran program di lapangan. “Alhamdulillah, di samping terus memperbaiki pelayanan, kami juga intens berkoordinasi dengan seluruh Sekda kabupaten/kota selaku Satgas MBG di daerah. Sinergi ini harus terus dijaga karena program MBG adalah investasi untuk masa depan anak-anak bangsa,” ujarnya.
Tahun ini, penerima manfaat program MBG akan diperluas. Selain anak sekolah, program ini juga akan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, tenaga pendidik, guru, penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta anak-anak jalanan. Program MBG diharapkan dapat memperkuat ketahanan gizi masyarakat, menekan angka stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau.






















