Headline.co.id, Bener Meriah ~ Kementerian Agama (Kemenag) Aceh mengerahkan 1.330 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membantu membersihkan madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) yang terdampak banjir bandang. Aksi ini dilakukan di 12 titik yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80. Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Azhari menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud empati dari keluarga besar Kementerian Agama terhadap satuan kerja di daerah yang terkena bencana. Ia menegaskan pentingnya memulai kembali proses belajar mengajar meskipun banyak madrasah mengalami kerusakan akibat banjir bandang. “Proses belajar mengajar sudah dimulai. Anak-anak harus segera belajar walaupun banyak madrasah yang terdampak banjir,” ujarnya.
Di Kabupaten Aceh Tengah, terdapat kendala dalam proses pembersihan karena keterbatasan alat berat akibat banyaknya titik longsor. Azhari menyebutkan bahwa meskipun anggaran untuk menyewa alat berat telah disiapkan, kondisi di lapangan kurang mendukung. “Sebenarnya kita telah menyiapkan anggaran untuk menyewa alat berat, namun kondisi di lapangan kurang mendukung,” jelasnya.
Dengan adanya tim relawan yang disebar di 12 titik tersebut, diharapkan dapat meringankan beban keluarga besar Kemenag yang terdampak musibah ini. Lokasi yang menjadi fokus bantuan meliputi Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah (dua titik), Bener Meriah, Aceh Tamiang (dua titik), Pidie Jaya, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Simeulue.





















