Headline.co.id, Jakarta ~ PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengakhiri tahun 2025 dengan penemuan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di pengeboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x yang terletak di lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur. Penemuan ini diumumkan oleh pihak Pertamina sebagai bagian dari upaya mereka dalam meningkatkan cadangan migas nasional.
Muharram, salah satu pejabat Pertamina, menyatakan bahwa sejak mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam pada 1 Januari 2018, Pertamina Hulu Mahakam (PHM) telah mengebor enam sumur eksplorasi dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Dari enam sumur tersebut, empat di antaranya berhasil menemukan cadangan migas, termasuk sumur MDP-1x yang dianggap sebagai salah satu penemuan signifikan.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, yang juga menjabat sebagai Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, menekankan pentingnya eksplorasi dalam menjaga keberlanjutan energi. “Dengan temuan pengeboran MDP-1x, kami akan segera melakukan pengembangan untuk mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi di Kalimantan, serta meningkatkan rasio cadangan terhadap produksi atau RtoP Pertamina Hulu Indonesia,” ujarnya.
Sumur MDP-1x berhasil dibor hingga kedalaman 4.260 meter dan menembus lapisan Formasi Yakin. Meskipun target utama Formasi Yakin hanya dapat ditembus sebagian akibat tekanan tinggi, PHM berhasil mengidentifikasi potensi sumber daya yang menjanjikan pada formasi yang lebih dangkal, yaitu Sepinggan Carbonate Sequence (SCS) dan Sepinggan Deltaic Sequence (SDS).
Hasil uji alir (drill stem test) pada zona Sepinggan Carbonate Sequence (SCS), yang merupakan hasil evaluasi lanjutan dari temuan sumur Manpatu-1x pada tahun 2022, mengonfirmasi bahwa reservoir karbonat dan batu pasir di zona tersebut memiliki kemampuan produksi yang baik. Dengan interval uji alir sepanjang 25,5 meter, sumur tersebut mencatatkan laju alir maksimum sekitar 2.821 barel minyak per hari (BOPD) serta produksi gas sebesar 5 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).





















