Headline.co.id, Tidore Kepulauan ~ Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Tidore Kepulauan sejak pagi hingga malam hari telah menyebabkan luapan air di sejumlah lokasi dan bencana longsor. Menanggapi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pada Senin (5/1/2026).
Luapan air dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kelurahan Indonesiana dan Kelurahan Dowora. Selain itu, longsor terjadi di daratan Oba, tepatnya di ruas jalan lintas Tidore–Weda, Kelurahan Payahe, yang mengganggu akses transportasi. Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, menyatakan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih akan berlangsung selama lima hingga delapan hari ke depan. Informasi ini telah disampaikan secara resmi kepada seluruh camat melalui surat pemberitahuan.
“BPBD telah berkoordinasi dengan seluruh camat se-Kota Tidore Kepulauan serta pihak kelurahan dan desa, khususnya di wilayah yang rawan bencana. Saat ini kami dalam kondisi siap siaga,” ujar Abubakar di Tidore, Senin (5/1/2026). Ia menambahkan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah diterjunkan ke lapangan sejak sore hari untuk melakukan pemantauan dan pengecekan di sejumlah titik rawan, termasuk wilayah Kota Tidore dan Kelurahan Doyado, guna memastikan kondisi lapangan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Terkait longsor di ruas jalan lintas Tidore–Weda, BPBD telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tidore Kepulauan. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Balai Wilayah Sungai (BWS), mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional. “Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menunda aktivitas di kebun maupun melaut demi keselamatan,” tegas Abubakar.
BPBD juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar. “Jika melihat atau mengalami tanda-tanda bencana, segera hubungi BPBD. Kami siap siaga selama 24 jam,” tutup Abubakar.





















