Headline.co.id, Jakarta ~ Stasiun Pasar Senen melaporkan keberhasilan dalam melayani penumpang selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kepala Stasiun Pasar Senen, Hendrik Mulyanto, menyatakan bahwa operasi angkutan berjalan dengan aman dan terkendali. Laporan ini disampaikan dalam acara penutupan Posko Pusat Angkutan Nataru 2025–2026 yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Senin, 5 Januari 2026.
Selama masa liburan tersebut, Stasiun Pasar Senen mengoperasikan 41 jadwal keberangkatan kereta api setiap hari. Jumlah ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi. Dari data yang ada, tercatat 257.541 penumpang turun dan 272.321 penumpang naik di stasiun ini dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Meskipun demikian, jumlah penumpang naik mengalami penurunan sekitar 3 persen dibandingkan tahun lalu. Hendrik menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh penggunaan rangkaian kereta api baru yang memiliki kapasitas tempat duduk lebih sedikit. Setiap hari, rata-rata kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 25.023 kursi. Puncak penumpang naik terjadi pada 24 Desember 2025 dengan 18.037 penumpang, sedangkan puncak penumpang turun tercatat pada 29 Desember 2025 dengan 16.068 penumpang.
Hendrik memastikan bahwa aspek pengamanan dan pelayanan perjalanan kereta api selama masa Posko Nataru berlangsung optimal tanpa kendala berarti. Semua proses operasional, mulai dari pengaturan jadwal hingga layanan penumpang di stasiun, berjalan sesuai rencana. “Untuk perjalanan kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025–2026, Alhamdulillah aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan apresiasi atas kinerja Stasiun Pasar Senen yang dinilai berhasil menjaga kelancaran layanan transportasi di salah satu simpul perkeretaapian tersibuk di Indonesia. Evaluasi dari penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025–2026, termasuk kinerja Stasiun Pasar Senen, akan menjadi referensi penting dalam mempersiapkan angkutan Lebaran 2026. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan keselamatan transportasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang andal dan berkelanjutan.


















