Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah pabrik tahu di Dusun Nitipuran RT 007, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, mengalami kebakaran pada Sabtu (3/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB dan diduga dipicu oleh bara api tungku penggorengan yang tersisa setelah aktivitas produksi selesai. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Informasi kebakaran tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kepada headline.co.id secara tertulis. Ia menjelaskan, kebakaran terjadi di pabrik tahu milik warga setempat atas nama Slamet Safuan, yang berlokasi di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Menurut keterangan kepolisian, sebelum kebakaran terjadi, aktivitas penggorengan tahu di pabrik tersebut telah selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah itu, delapan orang karyawan beristirahat dan meninggalkan area produksi. Namun, sekitar pukul 18.15 WIB, salah satu karyawan bernama Davin melihat api yang masih tersisa di bara tungku penggorengan mulai membesar.
“Api dari bara tungku tersebut merembet ke dinding dan atap pabrik karena tertiup angin yang masuk melalui pintu pabrik yang tidak ditutup,” jelas Iptu Rita Hidayanto dalam keterangannya.
Melihat kondisi tersebut, pemilik pabrik segera berupaya memadamkan api dengan dibantu warga sekitar dan relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Ngestiharjo. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bantul diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman lanjutan agar api tidak meluas.
Akibat kebakaran itu, sebagian dinding dan atap pabrik dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, sejumlah fasilitas penunjang produksi turut mengalami kerusakan, di antaranya instalasi listrik, pompa air merek Sanyo, serta tungku penggorengan tahu. Meski demikian, api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
“Kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp15 juta. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh bara api tungku pembakaran yang terkena angin dan merambat ke dinding pabrik yang kotor oleh serbuk kayu dan minyak,” ujar Rita.
Dalam penanganan kejadian tersebut, selain dua unit mobil pemadam kebakaran, satu unit ambulans juga disiagakan di lokasi. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran pabrik tahu tersebut.





















